7 Unsur Kebudayaan Jawa yang Saling Berkaitan

7 unsur kebudayaan Jawa adalah bagian dari kebudayaan universal yang bisa membedakan kebudayaannya dengan kebudayaan lain. Disebut universal sebab 7 unsur kebudayaan ini, dimiliki oleh semua kebudayaan yang ada di dunia tanpa terkecuali. Seperti apa 7 unsur kebudayaan Jawa yang dimaksud, berikut pembahasannya.

1. Sistem Teknologi dan Peralatan Hidup

Dalam unsur ini bisa dikatakan semua perlengkapan yang digunakan dalam kebudayaan Jawa, termasuk di dalamnya hal-hal yang sederhana seperti pakaian dan blangkon. Masyarakat Jawa mengenal pengategorian pakaian bukan hanya sebagai alat untuk mempertahankan diri dari lingkungan, tetapi juga sebagai bentuk simbolisasi adanya struktur dalam masyarakat. Semisal kaum bangsawan dan orang awam.

2. Sistem Kemasyarakatan

Unsur ini adalah segala sesuatu yang ada dalam masyarakat, mulai dari struktur dan hubungan sosial yang ada. Dalam kehidupan masyarakat umum, masyarakat Jawa terkenal dengan filosofisnya yang tinggi, seperti “Makan tak makan asal kumpul”. Sebuah filosofis yang menunjukkan keeratan hubungan dalam masyarakat sehingga masyarakat Jawa lebih dikenal sebagai masyarakat yang guyub, gotong royong, senang membantu sesama dan seterusnya.

3. Sistem Mata Pencaharian Hidup

Sistem mata pencaharian hidup adalah segala sesuatu yang bisa dianggap sebagai pekerjaan, baik yang sifatnya tradisional mau pun modern. Pekerjaan tradisional sebenarnya sangat berkaitan dengan keadaan lingkungan yang menyebabkan masyarakat lebih banyak menjadi pengolah tanah. Karena itu masyarakat Jawa dikenal juga sebagai masyarakat agraris. Sedangkan yang sifatnya modern adalah pekerjaan kekinian yang cenderung mengarah pada sektor-sektor formal seperti pekerja kantoran dan sektor real lainnya seperti jasa, dagang dan seterusnya.

4. Bahasa

Bahasa yang digunakan adalah bahasa Jawa yang secara umum dikenal adanya tingkatan bahasa, yaitu halus dan kasar. Bukan hanya tingkatan seperti itu yang dikenal, tetapi juga dari segi pengucapan bahasa Jawa terbagi dalam banyak kategori yang bisa disebut kategori sosial. Mengapa demikian, sebab pengucapan bisa digunakan untuk menunjukkan wilayah asal seseorang. Semisal, orang yang biasa mengucapkan bahasa Jawa dengan logat “ngapak” yang dicirikan dengan banyaknya menggunakan vokal a ketimbang o, biasanya berasal dari wilayah, Banyumas, Banyuwangi, Gombong, Pekalongan dan seterusnya.

5. Kesenian

Masyarakat Jawa terkenal juga sebagai masyarakat yang memiliki kesenian tinggi. Salah satu kebudayaan fisik yang bisa dilihat dari kesenian adalah, peralatan musik seperti gamelan yang terkenal hingga ke mancanegara. Bahkan gamelan yang berasal dari Jawa ini mempengaruhi juga kesenian di wilayah penyebarannya, seperti Bali.

6. Sistem pengetahuan

Sistem pengetahuan adalah segala macam kerangka pengetahuan yang bisa digunakan dalam kehidupan, termasuk pengetahuan formal yang didapat dari sekolah. Kerangka pengetahuan ini dimulai dari kosmologi yang berhubungan dengan asal-usul budaya Jawa, mistik, dongeng, legenda dan sebagainya. Sistem pengetahuan juga digunakan dalam berbagai aspek kehidupan seperti cuaca, arah mata angin yang bisa digunakan dalam bercocok tanam, kegiatan nelayan dan sebagainya.

7. Sistem Religi

Sistem religi yang dianut, mencakup lima agama yang diakui di Indonesia. Namun, satu hal yang membedakan dengan kebudayaan lainnya adalah sinkretisme Jawa yang dikenal dengan Kejawen.

Demikianlah pembahasan tentang 7 unsur kebudayaan Jawa yang pada dasarnya memiliki antara satu dengan lainnya, sehingga membentuk satu sistem kebudayaan yang utuh dan unik.

Loading...
Selanjutnya : Tahukah Anda Apa Penyebab Mimisan pada Anak?
Sebelumnya: Cara Masuk Facebook Orang yang Aman
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar