Akibat Perkawinan Muda Usia

Sadar maupun tidak sebenarnya pemerintah sudah membuat semacam undang-undang yang membatasi usia pernikahan pasangan calon pengantin lelaki ataupun perempuan. Dimana dikatakan bahwa perkawinan hanya bisa dilakukan jika si calon mempelai pria sudah berumur 19 tahun dan pihak calon pengantin wanita mencapai usia 16 tahun.

Namun banyak yang keberatan dengan undang-undang tersebut karena usia 16 tahun dianggap masih terlalu dini untuk menikah. Undang-undang perlindungan anak malah menetapkan agar usia calon pengantin perempuan sebaiknya minimal 18 tahun.

Sedangkan BKKBN malah mengusulkan supaya usia untuk menikah bagi calon pengantin wanita adalah pada usia 21 tahun. Akibatnya banyak pihak yang mengusulkan supaya undang-undang dari pemerintah mengenai batas usia 16 tahun itu supaya segera direvisi. Agar undang-undang tersebut relevan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan akan perlindungan terhadap perempuan usia muda. Dimana usia muda akan rentan terhadap ekses negatif dari pernikahan dini.

Misalnya jika si pengantin wanita yang berusia 16 tahun tersebut hamil, proses kehamilan dan persalinan juga akan terasa berat bagi si calon ibu. Karena usia kematangan rahimnya untuk hamil dan melahirkan belum cukup siap.

Resiko kehamilan dan melahirkan juga bisa menimbulkan kematian atau pendarahan atau komplikasi dan ekses negatif lainnya. Selain itu menikah muda juga rawan dengan resiko perceraian. Semakin melajunya pertambahan jumlah penduduk usia anak. Selain tentu saja meningkatnya kematian ibu dan bayi saat proses melahirkan.

Sedangkan jika ditinjau dari sudut psikologis, pasangan usia muda biasanya belum matang secara psikologi sehingga ada kemungkinnya akan terjadi banyak benturan di dalam kehidupan berumah tangga. Bahkan karena usia yang masih muda dan belum matang secara psikologis maka mereka belum siap untuk menjadi orangtua.

Meskipun demikian akibat perkawinan muda juga bisa berimbas baik salah satunya adalah mencegah akibat negatif dari pergaulan bebas. Dan mereka yang menikah muda juga akan cepat memiliki anak sehingga saat tua nanti mereka tidak dibebani oleh anak berusia kecil atau balita.

Loading...
Selanjutnya : Manfaat Markisa bagi Kita
Sebelumnya: Bahaya yang Ditimbulkan dari Dampak Polusi Air bagi Kesehatan dan Lingkungan
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar