Alat Komunikasi Tradisional


Alat komunikasi dibedakan menjadi dua macam, yaitu alat komunikasi Tradisional dan alat komunikasi modern. Perbedaan itu diberikan karena adanya waktu yang berbeda, antara zaman dahulu dengan zaman sekarang. Tetapi, dalam artikel ini hanya akan dibahas alat komunikasi yang bersifat tradisional. Marikita simak baik-baik!

1.  Alat komunikasi yang pertama adalah lonceng

Tentu sudah tahukan bagaimana bentuk lonceng. Lonceng ini pada zaman dahulu atau pada awalnya digunakan pada gereja-gereja sebagai tanda telah masuk untuk beribadah. Pertama kali yang menggunakan lonceng adalah gereja katolik yang diperkenalkan oleh Paulinus, seorang Uskup Nola di kota Campania, Negara Italia, sekitar tahun 400 Masehi. Selain itu, lonceng juga digunakan untuk tanda peringatan kalau ada bahaya yang akan datang.

2.  Alat komunikasi yang kedua adalah bedug

Alat ini digunakan untuk orang-orang yang beragama Islam untuk menandakan waktu beridah atau sholat telah datang. Bedug terbuat dari kayu yang besar dan berbentuk tabung, lalu tabung kayu tersebut ditutup dengan mengunakan kulit sapi atau kambing yang sudah disamak terlebih dahulu.

3.  Alat komunikasi yang ketiga adalah kentongan

Kentongan yang biasa kita temui di pos-pos ronda. Kentongan ini digunakan sebagai alat komunikasi sebagai tanda peringatan apabila ada bahaya dan harus waspada. Pada zaman kerajaan, kentongan digunakan untuk menyampaikan pesan dari raja kepada rakyatnya. Raja menyuruh pangawalnya untuk menabuh kentongan dan pengawal tersebut membacakan pesan dari sang raja untuk rakyatnya.

4.  Alat komunikasi berikutnya adalah terompet

Sejak zaman para nabi, terompet sudah ada. Terompet ini digunakan sebagai alat komunikasi kepada para pengikut perang atau para prajurit. Terompet ini dibunyikan pada saat akan dimulainya perang dan saat perang sudah usai.

Nah, itu adalah sekilas tentang alat komunikasi sederhanayang dipakai sejak zaman dahulu dan sampai sekarang pun masih digunakan untuk keperluan tertentu saja.Semoga artikel ini bisa bermanfaat dan menambah wawasan Anda mengenai alat komunikasi tradisional yang tentu saja berbeda dengan alat komunikasi modern sekarang ini.

Selanjutnya : Jenis dan Contoh Perjanjian Internasional Antarnegara
Sebelumnya: Contoh Makalah Latar Belakang Pembentukan Persekutuan
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar