Alat Musik Siter


Alat musik siter merupakan salah satu alat musik tradisional khas dari Jawa Tengah. Sebagian dari kita mungkin masih belum mengetahui bagaimana bentuk dari alat musik ini. Siter merupakan alat musik tradisional yang sudah jarang dimainkan.

Di tengah maraknya alat musik modern, alat musik tradisional jarang dilirik oleh kaula muda saat ini. Musik tradisional dianggap sesuatu yang membosankan yang tidak memiliki daya tarik bagi mereka. Oleh karena itu, tidak heran mengapa alat musik yang satu ini kurang begitu populer di tengah masyarakat kita saat ini.

Lain halnya dengan Anda peminat musik gamelan. Bagi komunitas pencinta musik gamelan tentu saja sudah tidak asing dengan alat musik ini. Hal ini dikarenakan Siter merupakan salah satu dari alat musik yang digunakan dalam kesenian gamelan Jawa.

Siter menghasilkan suara musik yang khas, bening, ringan, dan lembut. Nama Siter diambil dari Bahasa Belanda, yaitu “citer”. Sedangkan dalam bahasa Inggris Siter disebut sebagai “zhiter”.

Ciri Fisik

Siter atau juga dikenal dengan gitar Jawa memiliki komponen yang hampir menyerupai alat musik gitar namun bentuknya berbeda. Bentuk fisik Siter lebih mirip dengan alat musik Kecapi dari Sunda. Alat musik Siter berbentuk persegi panjang dengan ukuran 20×50 cm. Badan Siter terbuat dari kayu jati.

Siter memiliki dua sisi, yaitu pelog dan slendro. Kedua sisi ini memiliki 24 senar. Dalam proses pembuatannya, menyetem senar adalah saat tersulit karena membutuhkan rasa dari hati. Hanya orang-orang tertentu yang dapat melakukannya. Orang-orang tersebut dianggap sebagai maestro dalam kesenian Jawa.

Cara Memainkan

Siter merupakan salah satu jenis alat musik petik sehingga cara memainkannya hampir sama dengan gitar, yaitu dengan cara dipetik. Namun teknik yang digunakan berbeda. Teknik memainkan Siter adalah dengan menggunakan ibu jari.

Senar yang terdapat pada siter dipetik oleh ibu jari (jempol), sedangkan jari-jari tangan yang lain berfungsi untuk menahan getaran apabila senar lainnya dipetik. Tempo yang digunakan dalam bermain alat musik ini cenderung cepat. Hal ini dikarenakan Siter termasuk sebagai salah satu alat musik pengiring dalam musik gamelan.

Dua sisi berbeda yang dimiliki Siter juga menghasilkan nada yang berbeda. Pelog memiliki interval nada yang lebar dan cenderung ekstrem. Sedangkan slendri lebih fleksibel dengan jarak nada hampir sama, yaitu satu oktaf.

Demikianlah informasi mengenai alat musik siter. Semoga menambah wawasan dan bermanfaat bagi kita semua.

Selanjutnya : Karya Sastra Khairil Anwar
Sebelumnya: Alat Komunikasi yang Berkembang Mulai dari Masa Lalu Sampai Masa Kini
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar