Ini Dia Daftar Album Stinky Tahun 90-2000’an

Tahun 1997 menjadi tahun kebanggaan yang menorehkan sejarah tak terlupakan bagi para personil Stinky.Pada tahun itu, album Stinky perdana dirilis dan menjadi ihwal kesuksesan mereka. Tidak tersirat ekspektasi besar di hati Stinky bahwa album tersebut akan laris manis di pasaran. Tapi ternyata, lewat lagu “Mungkinkah” yang mereka jagokan, group band ini berhasil dikenal masyarakat luas. Tidak tanggung-tanggung, sampai detik ini lagu Mungkinkah masih membekas di hati penggemar dan sempat diaransement ulang oleh Band Last Child.

Terhitung dari tahun 1997-2010, Stinky telah mengeluarkan 8 album, yakni:

  1. Stinky (dirilis tahun 1997)
  2. JTD/Jangan Tutup Dirimu (dirilis tahun 1998)
  3. Rindu Untuk Dia (dirilis tahun 1999)
  4. Permata Hati (dirilis tahun 2001)
  5. Stinky 5 (dirilis tahun 2003)
  6. Langkah Terbaik (dirilis tahun 2004)
  7. Pecinta Sejati (dirilis tahun 2007)
  8. Aku Hanya Manusia (dirilis tahun 2010)

Dari kedelapan album tersebut, album pertama hingga ketiga yang penjualannya termasuk memuaskan. Sedangkan, lima album terakhir tidak bernasib sebaik album-album pendahulunya.

Sejarah Hidup-Mati Album Stinky

Group band Stinky dibentuk tahun 1992 dengan formasi lima orang personil. Andre (vokal), Ndank (gitar), Irwan (bass), Helman (gitar), dan Edy (drum). Perjalanan karir mereka dimulai dari panggung-panggung festival sekolah. Sempat menjuarai beberapa kali kemenangan membuat para personil Stinky percaya diri mengajukan demo lagu ke perusahaa-perusahaan rekaman di Jakarta. Ekor dari perjuangan panjang itu, perusahaan rekaman ‘Billboard’ bersedia mengorbitkan lagu mereka.

Nama Stinky sendiri mengandung arti satu pikiran. Pada setiap album Stinky, kita akan menemukan logo hewan tupai. Logo itu sendiri dipilih sebagai lambang keromantisan. Ya, lagu-lagu Stinky memang terkenal mengandung unsur romatis yang begitu kental.

Sayangnya di penghujung tahun 90’an, karir Stinky kian memburuk. Terutama saat Andre memutuskan hengkang. Posisi Andre memang tidak bisa dianggap sepele. Selain mengunggulkan suara, wajah Andre yang tampan turut menjadi faktor penunjang kesuksesan mereka.

Selepas Andre memutuskan bersolo karir dengan menjajal dunia peran, posisi Andre digantikan oleh Ari. Namun, Ari juga tidak bertahan lama. Selanjutnya, Stinky mencoba menarik perhatian masyarakat dengan menempatkan vokalis perempuan. Tetapi, tetap saja cara itu tidak mendongkrak popularitas Stinky sebaik tahun 90’an.

Begitulah perjalanan ‘hidup dan mati’ album Stinky di blantika musik Indonesia. Perlu diingat, pasang-surut eksistensi menjadi suatu yang sangat biasa di dunia seni. Semoga artikel ini menjadi bacaan yang bermanfaat.cheap cialis jelly onlinemotilium instants pricemotilium 10 bootsgeneric brand of cialis

Loading...
Selanjutnya : Kemudahan Bermain Drum dengan Aplikasi Drum Android
Sebelumnya: Kelebihan dan Kekurangan dari Captiva Diesel
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar