Perbedaan Alkitab Agama Kristen Protestan dengan Kristen Katolik


Kitab suci adalah sebuah buku yang berisi teks mengenai ajaran-ajaran yang menjadi inspirasi dan rujukan umat beragama. Alkitab agama Kristen Protestan berbeda dengan Alkitab Kristen Katolik. Apa saja perbedaannya? Ikuti pembahasan mengenai Alkitab agama Protestan dan Katolik berikut ini.

Protestan merupakan sebuah mazhab atau aliran yang terdapat dalam agama Kristen. Muncul pada tahun 1517 setelah protesnya Marthin Luther. Kitab suci atau Alkitab dari agama Kristen Protestan adalah Alkitab yang tanpa deuterokanonika, sedangkan Kristen Katolik atau dikenal dengan Kristen Ortodok, Alkitabnya termasuk deuterokanonika.

Deuterokanonika dalam Alkitab agama Kristen adalah sekumpulan firman-firman Tuhan yang menjadi  tolak ukur bagi umat Kristen. Dan, Alkitab ini dipandang menjadi bagian dari perjanjian lama oleh dewan Gereja Katolik Roma dan Kekristenan Timur. Namun, deuterokanonika tidak tedapat pada perjanjian Ibrani.

Deuterokanonika berasal dari bahasa Yunani yang memiliki arti ‘kanon kedua’. Perbedaan Alkitab agama Kristen Protestan dan Katolik menjadi perdebatan di gereja awal. Umat Kristen Protestan kebanyakan tidak menggolongkan atau membagi kitab sebagai deuterokanonika.

Menurut umat Kristen Protestan, kitab-kitab tersebut mereka keluarkan atau dikelompokkan dalam bagian-bagiannya yang dinamakan aprokrif. Kemiripan arti dan makna serta kerancuan penggunaan istilah membuat kebingungan antara pihak dari Katolik Roma dan Kristen Ortodoks. Yang termasuk ke dalam naskah-naskah Alkitab deuterokanonika adalah Tobit, Yudit, tambahan Ester, Kebijaksanaan, Ben Sira, Barukh, dan beberapa tambahan Daniel, seperti Nyanyian Tiga Anak Suci, Riwayat Susana, dan sebagainya.

Seperti halnya kitab Kristen Katolik, Alkitab dari agama Kristen Protestan pun naskahnya diintegrasikan dengan semua yang terdapat pada perjanjian lama, bukan dicetak dalam bagian yang berbeda atau terpisah. Sebagian besar isi Alkitab Protestan menghilangkan kitab-kitab tersebut dan mengeluarkan naskah tambahan dengan menggunakan bahasa Yunani. Namun, hal ini masih menjadi perdebatan di antara kaum Kristen. Berbagai gereja ortodoks pada umumnya memasukkan naskah asli dalam bahasa Yunani , di antaranya Mazmur Salomo.

Demikianlah pembahasan singkat mengenai Alkitab agama Kristen Protestan dan Alkitab Kristen Katolik. Semoga bermanfaat dan bisa menambah informasi, khususnya mengenai Alkitab agama Kristen.

Selanjutnya : Sms Puisi Cinta yang Meluluhkan Hati
Sebelumnya: Langkah-langkah Membuat Riasan untuk Wajah Pucat
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar