Sebutan Anak Perempuan Kedua dalam Bahasa Jepang

“Nijou” adalah sebutan anak perempuan kedua dalam bahasa Jepang. Anak perempuan pertama disebut dengan “Choujo”. Sedangkan anak perempuan ketiga disebut dengan “Sanjo”. Ketiga panggilan ini sering kita dengar pada dialog-dialog film atau buku cerita Jepang.

Jepang memang salah satu negara yang paling menjunjung tinggi kepatuhan terhadap tradisi atau budaya. Dalam kehidupan sehari-hari, orang Jepang mempunyai kata sapaan yang berbeda-beda untuk memanggil oran lain. Tiap sapaan memiliki tingkatan tersendiri. Seperti pada paragraf di atas misalnya, antara anak perempuan pertama, kedua, dan ketiga disebut dengan panggilan yang berbeda-beda.

Loading...

Panggilan yang Biasa Digunakan di Jepang

San, Kun, Chan, Sama, Senpai Sensei, dan Shi adalah  panggilan yang biasa disertakan dalam percakapan sehari-hari dalam menyebut orang lain. Masing-masing ditujukan kepada:

  • San/Han

“San” adalah panggilan yang paling sering digunakan dalam percakapan sehari-hari. Sebagian kecil orang Jepang ada pula yang menyebut “Han”. Tidak ada perbedaan antara keduanya. Hanya sekadar perbedaan logat saja. “San” ditujukan untuk memanggil orang lain diluar jalur kekerabatan (anggota keluarga). “San” sama seperti panggilan “Mr”, “Mrs” dalam bahasa Inggris atau “Tuan”, “Nonya”, “Nona”, dalam bahasa Indonesia.

“San” juga dapat digunakan untuk menyebut nama suatu hewan. Mungkin Anda berpikir betapa tidak etis jika suatu panggilan digunakan pula untuk memanggil hewan. Namun, penggunaan “San” pada hewan hanya boleh dilakukan oleh anak-anak. Seperti panggilan sayang anak-anak pada kelinci, “Usagi-San”.

  • Kun

“Kun” adalah panggilan yang ditujukan untuk laki-laki. Penggunaan “Kun” cukup luas. Siapa saja bisa dipanggil dengan “Kun” asal berjenis kelamin laki-laki.

  • Chan

“Chan” merupakan panggilan yang dialamatkan pada anak-anak, baik itu dalam ikatan kekeluargaan ataupun tidak. Penggunaan “chan” biasanya digabungkan bersama nama. Hanya saja, nama asli harus disingkat bila ingin digabungkan dengan panggilan “Chan”.  Misalnya, Nobita diganti menjadi Nobi-Chan, Yamada menjadi Yama-Chan, Tetsuya menjadi Tetsu-Chan dan sebagainya.

  • Sama

Sama merupakan panggilan formal yang ditujukan pada seluruh orang tanpa memandang jenis kelamin. Umumnya digunakan untuk kepentingan bisnis. Namun, banyak juga yang menyebut “Sama” untuk orang-orang yang mereka kagumi. Misalnya fans fanatik sebuah boyband, akan menyertakan panggilan “Sama” untuk memanggil idolanya.

  • Senpai

Senpai digunakan oleh para junior kepada para seniornya.

  • Sensei

Sensei merupakan panggilan murid atau siswa kepada guru. Bisa pula digunakan untuk menyebut tokoh-tokoh yang dihormati di Jepang.

  • Shi

“Shi” jarang sekali dipakai dalam percakapan sehari-hari. “Shi” hanya digunakan dalam pidato. Seperti panggilan Saudara-Saudari.

Demikian sebutan anak perempuan kedua dalam bahasa Jepang. Semoga bermanfaat.

Loading...
Selanjutnya : Memahami Definisi Komunikasi Massa Beserta Fungsinya
Sebelumnya: Membaca Denah Kerajaan Pajajaran dari Catatan VOC Belanda
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar