Anatomi dan Fisiologi Sistem Saraf Manusia


Judul            :
KW            :
Meta Tag    :
Meta Deskripsi    :

Anatomi dan Fisiologi Sistem Saraf Manusia

Sistem saraf adalah suatu sistem organ yang terdiri dari jaringan saraf yang dapat tersusun secara kompleks dan saling berkesinambungan. Dalam kesempatan kali ini kami akan membahas lebih lanjut mengenai anatomi dan fisiologi sistem saraf manusia. Sistem saraf manusia terbagi menjadi dua. yaitu sistem saraf pusat dan sistem saraf tepi.

A.    Sistem saraf pusat
Sistem saraf pusat terdiri dari ;
1.    Otak
Otak terbagi menjadi beberapa bagian, di antaranya adalah :
a.    Otak besar
Otak besar adalah bagian otak yang paling besar memenuhi bagian dari otak kita yaitu besarnya 7/8 dari otak. Otak besar ini terdiri dari otak besar belahan kiri yang berguna untuk mengatur organ tubuh kita bagian kanan, dan otak besar belahan kanan yang berguna untuk mengatur organ tubuh bagian kiri.
b.    Otak tengah
Otak tengah atau yang biasa disebut mesencephalon adalah bagian otak yang berada di depan jembatan varol serat cerebellum. Otak tengah berfungsi untuk mengatur refleks mata, refleks penyempitan pupil yang terjadi pada mata, dan refleks pada saluran pendengaran.
c.    Otak depan
Otak depan ini berfungsi untuk pusat pemancar impuls ke otak dan medulla spinalis serta berfungsi untuk mengatur suhu tubuh, emosi, watak, keseimbangan pada cairan yang ada di tubuh, dan nafsu makan.
Merupakan bagian otak yang terletak di bagian atas dari batang otak dan di depan mesencephalon
d.    Cerebellum
Cerebellum berfungsi untuk mengatur gerakan tubuh yang kita sadari serta keseimbangan dan posisi tubuh.

2.    Medulla
Medulla terdiri dari :
a.    Medulla oblongata
Medulla oblongata berfungsi untuk mengatur detak jantung, tekanan pada darah, saat kita bersin,dan masih banyak lagi lainnya.
b.    Medulla spinalis
Medulla spinalis berfungsi untuk pusat reflex dari organ ke otak dan sebaliknya

B.    Sistem saraf tepi atau perifer
Terdiri dari :
1.    Saraf sadar
Sistem saraf sadar ini bekerja secara sadar mengatur gerak tubuh yang diperintah oleh otak.
2.    Saraf otonom
Saraf otonom ini bejerja secara tidak sadar atau di luar perintah otak dalam mengatur gerak tubuh.

Selanjutnya : Jenis Revolver Browning dan Keunggulannya
Sebelumnya: Menu Makanan Sehat Ibu Hamil Muda
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar