Jenis-jenis Angin Lokal


Banyak nama jenis angin yang sering kita dengar dan sudah tidak asing lagi di telinga, seperti angin topan, angin puting beliung, angin puyuh, angin laut, angin lokal ataupun angin gunung. Akan tetapi sebagian dari kita masih belum mengetahui termasuk ke dalam jenis apakah apakah nama-nama angin tersebut dan bagaimana pergerakan angin.

Angin Lokal

Di Indonesia jenis angin lokal atau juga dikenal dengan sebutan angin fohn ada bermacam-macam. Masing-masing jenis angin memiliki pergerakan yang berbeda dan dipengaruhi juga oleh musim.

Jenis angin lokal di Indonesia di antaranya adalah jenis angin laut. Jenis angin ini dipengaruhi oleh keadaan laut. Selain itu ada pula angin darat yang juga dipengaruhi oleh keadaan di daratan. Jenis angin lokal, yaitu angin darat dan angin laut ini diakibatkan adanya kondisi yang berbeda antara daratan dan lautan serta pergerakan angin di udara yang juga dipengaruhi adanya tekanan massa angin di udara.

Pergerakan angin darat di udara terjadi pada saat malam hari di mana pada siang hari, energy panas bumi diserap oleh permukaan bumi dan dengan cepat akan dilepaskan kembali ke daratan yang menyebabkan udara di daratan lebih panas dibandingkan di lautan karena kecepatan daratan dalam menyerap energi panas bumi dan pergerakan angin darat adalah menuju laut, sehingga udara di laut lebih dingin dibandingkan di darat.

Faktor lain perbedaan pergerakan angin lokal ini juga dikarenakan adanya perbedaan ketinggian antara daratan dan lautan sehingga angin lokal, yaitu angin darat dan angin laut, secara bergantian melepaskan angin ke udara dalam waktu yang berbeda. Sementara itu angin laut pergerakannya terjadi pada pagi hingga sore hari menjelang malam, dari lautan menuju daratan, ini pun disebabkan perbedaan karakter tempat dan ketinggian wilayah antara daratan dan lautan.

Selain jenis angin lokal darat dan angin laut, di Indonesia juga terdapat jenis angin lokal lain yaitu, angin lembah dan angin gunung. Mereka hampir memiliki kesamaan dengan angin laut dan angin darat, hanya saja angin lembah dan angin gunung terjadi di pegunungan, pergerakan angin di udara juga dilakukan secara bergantian.

Angin lembah terjadi pada siang hari menuju ke puncak gunung. Dan sebaliknya, angin gunung terjadi pada malam hari, pergerakannya menuju lembah.

Selain jenis angin lokal di atas di Indonesia terdapat jenis angin lokal lainnya yang hanya terjadi di daerah-daerah tertentu saja, seperti angin bohorok, angin kumbang, dan jenis angin lokal lainnya.

Selanjutnya : Jenis-jenis Aborsi
Sebelumnya: Istilah Paling Susah di Kamus Kedokteran
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar