Angka Kesakitan Bayi dan Balita menurut WHO yang Cukup Tinggi disebabkan oleh ISPA


Bayi dan balita di dunia ini ternyata banyak yang mengalami kesakitan. Berdasarkan data, angka kesakitan bayi dan balita menurut WHO tegolong cukup tinggi. Hal ini umumnya disebabkan karena infeksi saluran pernapasan akut atau ISPA.

Di beberapa negara berkembang, WHO mencatat bahwa angka kematian akibat kesakitan pada balita itu berada pada kisaran 40 per 1000 kelahiran hidup. WHO sendiri mengungkapkan bahwa sampai tahun 2000, terdapat 13 juta balita telah meninggal tiap tahunnya. Data tersebut kemungkinaan bertambah tiap tahunnya. Rata-rata kejadian meninggalnya bayi dan balita ini berada di negara berkembang, termasuk Indonesia.

Data tersebut tentu cukup memperihatinkan. Apalagi selain penyebabnya karena ISPA, bayi dan balita tersebut meninggal gara-gara pneumonia (radang paru-paru). Khusus untuk Indonesia angka kesakitan bayi ternyata diakibatkan karena ISPA.

Angka kesakitan ini berbanding hampir sama dengan angka kematian bayi dan balita. Indonesia sendiri menempati posisi pertama sebagai negara dengan bayi dan balita yang mengidap ISPA. Ternyata penyakit ini menyumbangkan persentase 22 % lebih dalam data penyebab kematian bayi. Data-data tersebut tentu membuktikan bahwa Indonesia kurang baik dalam hal penanganan gizi dan juga pengasuhan yang benar pada bayi dan balita.

Lalu apa sebenarnya ISPA dan pneumonia ini. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, bahwa ISPA adalah Infeksi Saluran Pernapasan Akut dan pneumonia adalah sebuah penyakit yang menyerang paru-paru. ISPA sendiri menyerang pada bayi yang disebabkan oleh mikroorganisme yang menginfeksi bayi selama 14 hari. Mulai dari saluran napas, hidung, dan juga alveoli. Selain itu infeksi ini juga menyerang rongga telinga tengah dan plora.

Gejala yang umum ditemui pada penyakit ISPA sendiri bisa berupa batuk pilek. Setelah itu akan muncul napas yang terasa cepat dan sesak. Untuk tingkatan tertentu, ISPA akan membuat kesulitan bernapas, kejang, bahkan meninggal.

Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa kematian pada bayi dan balita disebabkan oleh ISPA dan juga pneumonia. Kebanyakan hal ini terjadi di Indonesia. Tentu hal ini menjadi catatan sendiri.

Apalagi data tentang angka kesakitan bayi dan balita menurut WHO bukan sebuah data yang dimanipulasi. Untuk itu mulailah menjaga dan memahami lingkungan sekitar. Dan selamatkan bayi dan balita Indonesia.

Selanjutnya : Lima Negara dengan Angkatan Militer Terbesar di Dunia
Sebelumnya: Anemia yang Parah
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar