Apa Itu ABA untuk Autisme, Bagaimana Cara Pengajarannya?

Apa itu ABA untuk autisme, bagaimana cara pengajarannya? ABA adalah sebuah singkatan dari Applied Behavior Analysis, yakni sebuah metode yang digunakan untuk menangani anak-anak yang autis.

Dalam bahasa Indonesia, program ABA ini dikenal sebagai analisis perilaku terapan. Pengajaran ABA ini bermacam-macam, karena dalam metode ABA ini tidak hanya satu teknik yang diterapkan untuk menanggulangi anak-anak dengan gejala autis.

Loading...

Penyusunan Program Berkelanjutan

Program metode ABA ini harus dibuat untuk setiap masing-masing anak yang mempunyai masalah autisme. Seorang terapis yang menggunakan metode ABA harus bisa menyusun program yang berkelanjutan bagi pasien autis yang ditanganinya. Penelitian panjang telah membuktikan bahwa metode ABA ini menorehkan prestasi yang gemilang, membuat kemajuan yang pesat dalam pengembangan karakter anak-anak autis.

Program ABA ini mempunyai tiga tingkatan sesuai dengan kebutuhan anak yang ditanganinya, yakni program dasar, menengah dan lanjutan. Ketika seorang anak mengalami gejala-gejala autis, maka orang tua harus cepat tanggap dan berkonsultasi denga dokter anak.

Dengan demikian akan diberikan pengarahan yang tepat supaya autis ini dapat disembuhkan. Gangguan autis bisa menimbulkan gejala seperti kesulitan berinteraksi sosial, keterlambatan bicara, dan gangguan lainnya.

Cara Penerapan Program ABA

Secara spesifik, pengajaran ABA harus disusun oleh terapisnya. Tetapi, untuk gambarannya, pengajaran ABA bisa dimulai pada anak di bawah 1 tahun dengan bertepuk tangan, memegang tangan, menirukan suara dsb.

Untuk anak-anak yang lebih dari satu tahun, dapat diberikan pelajar yang lebih tinggi lagi. Seperti orang-orang yang berada disekitarnya dan melakukan hal-hal yang berkaitan dengan dirinya sendiri seperti pakai sendal, mandi, menggosok gigi, memakai baju dsb.

Perancangan program ABA harus disesuaikan dengan kondisi dan usia anak tersebut. Seorang terapis dapat merancang secara spesifik program ABA yang akan diberikan kepada seorang anak autis.

Hal yang paling penting adalah salah satu pendukung keberhasilan dari program ABA yang dirancang adalah dengan melibatkan orang-orang di rumah itu. Artinya, jika seorang terapis misalkan memerintahkan seorang anak autis untuk melakukan gosok gigi, maka perintah tersebut juga harus sama dilakukan oleh orang-orang yang berada di rumah tersebut.

Penanganan pada anak yang menderita autis harus dilakukan sedini mungkin untuk memperbesar peluang kemampuannya untuk melakukan berbagai hal yang sebelumnya tidak akan bisa dia lakukan. Itulah sedikit ulasan tentang apa itu ABA untuk autisme, bagaimana cara pengajarannya?

Loading...
Selanjutnya : Tentang Klasifikasi Buah Tomat
Sebelumnya: Buang Air Kecil Tidak Bertenaga Pada Pria
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar