Apa yang Dilakukan Khotib Ketika Berkumandang Suara Adzan Dalam Sholat Jumat

Setiap penceramah dan jemaah sholat Jumat harus mengetahui apa yang dilakukan khotib ketika berkumandang suara adzan yang diperdengarkan oleh muadzin. Tujuannya adalah agar topik dan materi ceramah yang disampaikan kepada jemaah bisa terstruktur dengan baik sekaligus untuk menghindari terjadinya kesalahan dalam pelaksanaan ibadah wajib tersebut.

Pengertian Sholat Jumat

Loading...

Sholat Jumat adalah ibadah sholat yang dikerjakan pada hari Jumat secara bersama-sama atau berjamaah sebanyak dua rakaat bersamaan dengan waktu sholat Dhuhur. Jadi bisa dikatakan ibadah ini merupakan pengganti dari sholat siang.

Bagi umat Islam yang berjenis kelamin laki-laki hukum sholat Jumat adalah wajib. Sedangkan bagi wanita dan orang sakit serta budak dan anak-anak hukumnya tidak wajib, tapi mereka tetap diwajibkan untuk melaksanakan ibadah sholat dhuhur sebagaimana biasanya.

Ibadah sholat Jumat harus dilakukan di suatu tempat yang memang hanya dipakai untuk ibadah sholat Jumat misalnya masjid. Jadi pelaksanaannya tidak menggunakan tempat lain seperti tanah lapangan, rumah dan lain sebagainya. Sedangkan jamaahnya paling sedikit harus ada 40 orang. Sholat ini dijalankan setelah khotib memberikan ceramah atau khutbahnya sebanyak dua kali.

Pelaksanaan Khutbah Sholat Jumat

Setelah tiba waktu sholat Dhuhur, yaitu saat matahari mulai tergelincir kearah barat, khotib sholat Jumat harus segera naik ke mimbar kemudian mengucapkan salam. Setelah itu dia duduk sambil menunggu muadzin mengumandangkan suara adzan. Pengumandangan suara adzan ini sama dengan yang dilakukan ketika mau menjalankan sholat Dhuhur.

Setelah suara adzan selesai diperdengarkan, khotib bisa berdiri lagi dan menyampaikan khutbah atau ceramahnya. Namun sebelumnya harus diawali dengan ucapan hamdalah serta puji-pujian bagi Allah SWT dan membacakan shalawat untuk Nabi Muhammad.

Selanjutnya disusul dengan pemberian nasihat keagamaan bagi semua jemaah dan disampaikan dengan suara keras atau lantang. Secara garis besar isi khotbah tersebut berupa ajakan agar selalu berbuat kebaikan dan menjauhi larangan-larangan dari Allah maupun RasulNya.

Khotbah ini juga bisa dilengkapi dengan janji-janji dari Allah bagi setiap muslimin yang bersedia menjalankan semua perintah sekaligus menjauhi laraganNya. Apabila dirasakan perlu bisa diberi tambahan lain yang berhubungan dengan ancaman siksaan neraka bagi para pelanggar perintah Allah.

Setelah khutbah tersebut disampaikan, khotib bisa duduk kembali beberapa saat. Setelah itu naik lagi ke mimbar dan memberikan khutbahnya yang kedua. Tata cara pelaksanaannya hampir sama dengan khutbah pertama namun waktunya lebih singkat.

Usai khutbah kedua, khotib bisa turun dari atas mimbar. Selanjutnya muadzin mengucap bacaan iqamat sebagai tanda jika sholat Jumat segera dimulai. Pelaksanaannya bisa dipimpin oleh khotib yang bertindak sebagai imam tapi bisa pula posisi imam ini digantikan oleh orang lain. Demikian sekilas penjelasan ringkas tentang apa yang dilakukan khotib ketika berkumandang suara adzan dalam ibadah sholat Jumat.

Loading...
Selanjutnya : Apa yang Dimaksud Emosi Positif ?
Sebelumnya: Kontes Kecantikan Paling Bergengsi di Indonesia
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar