Yuk Simak Penjelasan tentang Apa yang Dimaksud dengan Kurs Mata Uang?

Apa yang dimaksud dengan kurs mata uang? Setiap orang pasti telah mendengar atau membaca istilah kurs mata uang, namun tak semua orang tahu atau paham apa maksud dari istilah tersebut. Beberapa mungkin akan langsung menggiring pemikirannya terhadap mata uang asing saat mendengar istilah ini meski pun tak menutup kemungkinan jika kurang begitu mengethui makna dari istilah ini yang sesungguhnya.

Pemikiran di atas sangat wajar dan bisa dikatakan benar, sebab kurs mata uang memang berhubungan dengan mata uang asing. Namun, seperti apa yang dimaksud dengan kurs mata uang itu? berikut adalah uraiannya.

Definisi

Kurs mata uang yang dikenal juga sebagai nilai tukar mata uang adalah bentuk dari perjanjian antarnegara atas mata uang terhadap pembayaran yang berlaku saat ini dan di kemudian hari. Perjanjian antarnegara ini tentunya akan menghasilkan perbandingan nilai tukar mata uang satu negara dengan negara lain yang terlibat dalam perjanjian tersebut.

Singkatnya, bisa juga dikatakan bahwa kurs mata uang adalah satuan atau besaran jumlah unit mata uang (harga mata uang) suatu negara yangdapat dibeli dari penggalan 1 unit mata uang.

Harga Mata uang dan Penggalan Unit Mata Uang

Harga mata uang adalah harga yang berlaku untuk membeli mata uang suatu negara. Sedangkan penggalan unit mata uang disebut juga sebagai dasar mata uang.

Untuk memperjelas istilah di atas, perhatikan contoh berikut:

Kurs USD-IDR adalah 11434.96, itu berarti Rp. 11434.96 per USD. Dengan demikian bisa dikatakan bahwa penggalan nilai dasar tukar mata uang ada dalam Rupiah, sedangkan US Dolar disebut sebagai harga atau besaran unit jumlah mata uang.

Penentuan kurs seperti itu, pada akhirnya akan digunakan digunakan juga sebagai dasar penepatan nilai jual dan nilai beli.

Sistem Nilai Tukar

Sistem nilai tukar mata uang yang paling banyak digunakan adalah sistem bebas apung yang ditentukan oleh kekuatan pasar. Dengan kata lain ditentukan oleh permintaan dan penawaran terhadap mata uang yang cenderung berubah. Seperti halnya permintaan dan penawaran yang terjadi dalam transaksi ekonomi pada umumnya, saat permintaan tinggi akan berbanding lurus dengan tingginya harga.

Sebaliknya saat penawaran tinggi, harga akan cenderung turun, sebab peredarannya di pasaran sangat banyak. Hal ini berlaku juga terhadap kurs mata uang saat permintaan terhadap kurs mata uang ini semakin tinggi, maka nilai tukar mata uang ini akan ikut naik. Sebaliknya, nilai tukar akan turun saat banyak melakukan penawaran terhadap mata uang.

Itulah sekilas penjelasan mengenai apa yang dimaksud dengan kurs mata uang, semoga bermanfaat.

Loading...
Selanjutnya : Analisa Swot Diri Sendiri
Sebelumnya: Ketahui Macam-macam dan Contoh Kir Bab Jenis Penelitian
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar