Arti Budha Gautama

Arti Budha Gautama secara ringkas adalah seseorang keturunan dari keluarga Gautama yang telah mencapai puncak tertinggi dalam hidupnya. Dia tidak peduli dengan kehidupan duniawi. Yang dia rasakan bahwa ada hakikat kebahagiaan yang lebih tinggi dibandingkan dengan apa yang diperoleh di dunia. Keyakinan bahwa ada dunia nirwana ini lah yang membuat Budha Gautama mengajarkan cara meraihnya.

Sejarah Budha Gautama

Arti Budha Gautama sangat terkait dengan sejarah kehidupannya sebelum dinyatakan sebagai seorang Budha atau seseorang yang telah mencapai puncak tertinggi dalam kehidupannya.

Shiddarta Gautama sebelumnya adalah seorang pangeran yang memiliki segalanya. Ayahnya yang khawatir dengan kata-kata para pendeta yang meramalkan anaknya akan menjadi seorang Budha, berusaha untuk menghindari ramalan itu. Dia pun memanjakan anak laki-laki harapannya itu. Dia tidak mau Shiddarta melihat hal-hal yang menyedihkan di dunia.

Dia menyediakan semua hal yang indah untuk anaknya itu. Dayang-dayangnya pun semuanya adalah orang muda. Shiddarta harus dihindarkan melihat orang tua apalagi orang yang sakit. Dia tidak boleh merasakan bahwa suatu saat ada batas tertentu dalam kehidupan sehingga orang akan menjadi tua, sakit, dan mati.

Tidak heran kalau Shiddarta hanya tahu satu sisi kehidupan. Dia pun menikah dalam usia 16 tahun dan mempunyai istana nan indah. Bila musim berganti, dia kan berpindah ke istana yang berbeda. Segala kenikmatan itu akhirnya dirasakan cukup membosankan. Sang pangeran pun ingin melihat dunia di balik tembok istananya.

Proses Menjadi Budha

Perjalanan menjadi Budha itu dimulai pada saat dia mulai sering keluar dari istananya. Mulai lah dia melihat hal-hal yang sangat berbeda dengan apa yang dilihatnya di dalam istana. Dia menyaksikan sisi lain yang tidak sama. Dengan mata kepalanya sendiri ia tahu kalau tubuh manusia itu pada suatu saat akan berubah. Anak-anak menjadi remaja. Remaja menjadi dewasa dan menjadi tua. Lalu tubuh itu akan mengalami sakit dan akhirnya kematian pun akan menjemput.

Kemana setelah kematian? Apakah ada balasan yang lebih indah daripada kehidupan di dunia? Apakah ada balasan dari perbuatan manusia? Semua pertanyaan yang mengganjal itulah yang mengantarkan seorang pangeran yang berkelimpahan harta dan kehidupan nan indah, menjadi seorang pertapa.

Menjadi Budha

Tanpa bisa dicegah, Pangeran Shiddarta Gautama pun menjadi seorang pertapa. Ia tinggalkan semua kemewahan duniawi dan lebih melihat sisi kehidupan nirwana yang lebih menjanjikan kebahagiaan. Setelah menjadi pertapa dan menggapai Budha, Gautama pun menyebarkan ajarannya. Kini, arti Budha Gautama ini diyakini sebagai sesuatu yang sangat suci bagi umat Budha.

Loading...
Selanjutnya : Resep Lauk Nasi Kuning Kalimantan Menggoda Selera Makan
Sebelumnya: Dasar Pembentukan Kelompok Sosial
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar