Arti dari Kehidupan


Pernahkah Anda bertanya arti dari kehidupan yang Anda jalani. Anda pun mungkin mendapatkan banyak jawaban atas pertanyaan tersebut. Makna dan Arti Kehidupan bagi setiap orang berbeda-beda dan hal inilah yang akan menentukan pola pikir, tindakan, dan cara seseorang menjalani kehidupannya.

Pengertian Kehidupan

Arti Filosofis Kehidupan di antaranya adalah hidup adalah perjalanan hingga akhir waktu, hidup adalah tantangan untuk ditaklukkan, atau hidup adalah perjuangan tanpa henti-henti.

Seseorang yang memaknai bahwa arti sebuah kehidupan dengan bersenang-senang maka tujuan utama hidupnya adalah mencari uang dan mendapatkan kedudukan untuk menikmati kesenangan duniawi. Seseorang yang memaknai bahwa Arti Kehidupan Manusia adalah menjadi hamba Tuhan yang wajib melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya maka ia akan menjadi seseorang yang religius karena ia percaya akan adanya hari pembalasan.

Arti Kehidupan dalam Islam adalah sebuah kesempatan yang sangat berharga dan jangan sampai disia-siakan. Bila kita cermati, banyak nyawa yang tidak sempat mencicipi kehidupan di dunia serta banyak nyawa yang terenggut dan hanya sebentar merasakan hidup di dunia sementara yang dikarunia usia panjang justru menyia-nyiakan hidupnya.

Pengertian Kehidupan Dalam Alquran tercantum dalam Surat adz-Dzariyat Ayat 56, yakni Allah SWT menciptakan manusia untuk beribadah kepada-Nya. Beribadah yang dimaksud tidak hanya ibadah vertikal seperti shalat, puasa, zikir, dan haji melainkan juga ibadah horizontal (hablumminannas) dengan bersedekah, berinfaq, berzakat, dan berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan sosial kemanusiaan lainnya.

Makna Kehidupan

Makna Kehidupan Menurut Islam diriwayatkan dalam Hadist Nabi Muhammad SAW, yaitu mempergunakan hidup sebaik-baiknya sebelum kematian, mempergunakan waktu sehat untuk sebanyak-banyaknya beribadah sebelum sakit, jangan menunda-nunda amal dan bersegeralah beramal baik di pagi hari maupun sore hari. Arti Hidup dan Kehidupan Menurut Para Ulama adalah hendaknya manusia zuhud terhadap dunia dan hidup di dunia ini laksana seseorang yang tinggal di negeri asing karena ia tidak akan tinggal selamanya.

Ketika waktu manusia hidup telah berakhir, maka satu-satunya penolong sejati manusia tersebut adalah amal ketika ia hidup di dunia. Seseorang yang telah mati akan terputus semua amalannya di dunia kecuali anak shalih yang mendoakannya, ilmu yang bermanfaat, dan sedekah jariyah.

Mari kita maknai arti dari kehidupan ini dengan menjadi sebaik-baiknya manusia yang bermanfaat serta senantiasa berlomba-lomba dalam kebaikan untuk mencapai derajat tertinggi di sisi Allah SWT sebagai manusia yang bertakwa.

Selanjutnya : Badan Ngilu, Panas Dan Pernafasan Terganggu Gejala
Sebelumnya: Kisah Band Jingga Pekanbaru
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar