Arti Irian Jaya

Irian Jaya merupakan salah satu provinsi yang terletak di indonesia. Provinsi ini terletak di bagian timur wilayah Indonesia. Nama Irian Jaya merupakan nama pemberian dari Presiden pertama, yaitu Soekarno. Keputusan rakyat Papua menerima nama “IRIAN” pemberian Soekarno merupakan keputusan politik  yang sekaligus menjadi janji politik.

Selain itu bisa juga menjadi sebuah harapan dan doa bagi rakyat Irian. Arti Irian Jaya sendiri merupakan kependekan dari Ikut Republik Indonesia, Anti Nedherland (Bergabung dengan Republik Indonesia, Menolak Belanda) (akan menjadi) Jaya.

Sebelum 1214 masehi nama Irian atau Papua sebenarnya bernama Nuu Waar. Nuu Waar sendiri berarti negeri yang menyimpan atau memikul rahasia. Penduduk asli Bumi Cendrawasih sebenarnya tidak menyukai tanah  mereka diberi nama Papua atau Irian. Karena, arti kata dari Papua bermakna negatif.

Kata “Papua” diambil dari bahasa Nuu Waar yang bermakna hitam, keriting, bodoh, jahat, pemeras, pemerkosa, dan jahiliah. Dari makna negatif itulah penduduk asli “Papua”. Sedangkan arti kata Irian yang berasal dari beberapa bahasa daerah di Nuu Waar, kata “Mariiyan” dari bahasa Biak, artinya bumi yang panas. Sedangkan menurut bahasa Onim (Patipi) dari Tiri Abuan arti iRIAN adalah daratan besar.

Pada tanggal 1 Maret 1973, nama sebenarnya Irian Jaya adalah Irian Barat yang diganti oleh Presiden Soeharto sesuai dengan peraturan Nomor 5 tahun 1973. Bersamaan dengan pergantian nama Irian Barat menjadi Irian Jaya, Presiden Soeharto melakukan peresmian eksplorasi PT Freeport Indonesia yang pusat eksploitasinya dinamakan Tembagapura.

Di provinsi yang terdapat sumber daya alam yang besar belum merasakan kehidupan yang jaya sesuai dengan nama Irian Jaya. Kenyataan doa dan harapan mereka selama berpuluh-puluh tahun untuk meraih kejayaan untuk merasakan kehidupan yang sejahtera di tanah sendiri hanya menjadi mimpi. Karena sampai saat ini kesejahteraan hidup mereka masih sangat di bawah kata sejahtera.

Kekayaan alam berupa tambang emas dan uranium terbesar di dunia yang sekarang dikelola oleh perusahaan asing tak memberi banyak manfaat bagi penduduk Irian Jaya. Banyak pihak yang berpendapat bahwa hadirnya perusahaan asing tersebut hanya menambah konflik.

Konflik antar warga masyarakat dapat ditemui dari saling berebut dana kompensasi dari perusahaan yang jumlahnya tidak begitu besar. Inikah sebuah arti irian jaya yang menginginkan kejayaan di bumi sendiri tetapi sampai saat ini belum merasakan kejayaan yang sebenarnya?

Selanjutnya : Oidipus Mitologi Yunani Kuno Sejarah Anak Menikahi Ibunya di Yunani
Sebelumnya: Macam Samsung GT
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar

Loading...