Mengenal Arti Kata Autis dan Ciri-cirinya


Arti kata autis sudah banyak didefinisikan oleh berbagai kalangan. Autisme bisa diartikan sebagai gangguan dalam kemampuan berkomunikasi pada anak usia tiga tahun pertama. Dalam hal ini, kondisinya memang bisa dibilang berkepanjangan. Banyak yang berpendapat dengan ketidakmampuan dalam berkomunikasi ini mengakibatkan anak yang mengalami autis lebih senang menyendiri.

Dewasa ini, anak penderita autis mengalami perkembangan yang bertambah dari tahun ke tahun. Oleh karena itu, mengenali ciri-ciri anak yang autis perlu diketahui oleh para orang tua di rumah. Mengenai penyebab terjadinya autisme pada anak, memang secara pasti tidak diketahui. Hanya saja, ilmuwan berpendapat jika hal ini disebabkan gangguan fungsi dan perkembangan susunan syaraf pusat.

Hal itu menyebabkan gangguan perkembangan dan fungsi otak, terutama dalam hal pemahaman, mengendalikan pikiran, dan berkomunikasi dengan orang lain. Gangguan mengenai perkembangan dan pertumbuhan sel pada otak ini kecenderungannya terjadi pada ibu yang sedang masuk masa kehamilan di tiga bulan pertama.

Ciri-ciri Anak Mengidap Autis

Lantas, bagaimanakah cara orang tua untuk bisa mengenali ciri-ciri anak yang mengidap autis? Beberapa ciri bisa dijadikan acuan orang tua untuk mengetahui seorang anak apakah menyandang gangguan semacam ini atau tidak. Berikut ini adalah beberapa ciri-ciri anak yang mengidap autis.

  • Anak yang menderita autis jarang sekali menunjukkan kontak mata dengan orang lain.
  • Anak yang menderita autis menunjukan hal-hal yang kurang wajar dalam masalah di pengindraan.
  • Anak yang menderita autis terkadang tidak mau berbicara, walaupun sebenarnya bisa mengeluarkan suara.
  • Anak yang menderita autis kecenderungannya dalam berkomunikasi tidak mampu memahami bahasa nonverbal atau arti bahasa tubuh.
  • Anak yang menderita autis biasanya senang mengeksplorasi dengan memanfaatkan indra tubuh seperti penciuman, peraba, atau pengecapan dibandingkan indra lainnya.
  • Anak yang menderita autis kecenderungannya senang berjalan berjingkat, mengoyang-goyangkan badan, atau melambaikan tangan yang diikuti ekspresi wajah tidak lazim.
  • Anak yang menderita autis kecenderungannya kurang memiliki emosional ataupun perasaan yang baik untuk orang lain.

Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa autisme merupakan gejala menutup diri sendiri serta dan tidak mau berhubungan dengan dunia luar. Semoga dengan mengetahui arti kata autis dan ciri-cirinya bisa menambah pengetahuan bagi orang tua untuk mendidik putra-putrinya lebih baik lagi.

 

Selanjutnya : Keindahan Pulau Selayar Sulawesi Selatan dan Pulau Simeulue Aceh
Sebelumnya: Mencari Pusat Sofware Gratis? Di Sinilah Tempatnya!
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar