Arti Populasi dan Karakteristiknya


Semasa mengenyam pendidikan di sekolah, seringkali terdengar kata populasi dalam pelajaran biologi. Arti populasi berasal dari bahasa latin, populous yang berarti penduduk, tetapi dalam pelajaran ekologi diartikan sebagai sekelompok individu spesies yang sejenis. Individu spesies sejenis yang berkelompok menjadi sebuah populasi biasanya berada di suatu wilayah pada waktu tertentu.

Populasi dibatasi oleh tempat dan waktu mempunyai beberapa karakteristik yang bukan berasal dari individu-individu penyusunnya. Karakteristik populasi dapat diukur secara statistik di antaranya ialah kepadatan, natalitas, mortalitas, penyebaran umur, dan perluasan populasi. Sifat-sifat tersebut melekat dari sekumpulan spesies individu yang hidup berkelompok.

Sifat pertama populasi ialah kepadatan yang lebih condong dipakai untuk manusia, sedangkan tumbuhan mengenal istilah kerapatan. Kepadatan populasi seiring dengan perubahan jumlah populasi jenis tertentu. Perubahan ini disebabkan karena adanya individu yang lahir dan mati atau individu datang dari tempat lain dan pergi ke tempat lain.

Perubahan dalam populasi tidak lepas dari faktor kehidupan masing-masing individu yang terus tumbuh. Pada dasarnya, pertumbuhan populasi sangat bergantung pada perbandingan antara jumlah kelahiran atau kedatangan dengan kematian atau kepergian spesies individu. Jumlah kelahiran atau kedatangan yang lebih besar dari kematian atau kepergian, maka dikatakan pertumbuhan populasi meningkat dan sebaliknya.

Sifat kedua ialah jumlah kelahiran atau natalitas yang menunjukkan banyaknya individu baru per satuan waktu, sehingga menyebabkan populasi bertambah. Adanya sifat natalitas dalam suatu populasi, maka tidak dapat dilupakan pula sifat mortalitas atau jumlah kematian. Sifat ketiga populasi, yaitu mortalitas mewakili banyaknya pengurangan individu per satuan waktu.

Sifat mortalitas merupakan penyeimbang dari sifat natalitas yang mengendalikan jumlah suatu populasi. Secara spesifik, angka kematian dinyatakan dalam prosentase yang mati dari populasi permulaan dalam kurun waktu tertentu. Rendahnya jumlah angka kematian tentunya akan berpengaruh juga pada kepadatan populasi yang semakin meningkat.

Sifat keempat ialah penyebaran umur yang dapat dijelaskan sebagai perkembangan cepat populasi yang terdiri dari individu-individu berusia muda. Sementara itu, populasi stasioner penyebaran umurnya merata, sedangkan populasi menurun berisikan individu berusia tua. Sifat kelima, perluasan populasi merupakan gerakan individu beranjak ke luar maupun masuk ke dalam daerah populasi yang terbagi menjadi emigrasi, imigrasi, dan migrasi.

Demikian penjelasan arti populasi dan karakteristiknya sebagai bahan untuk mengingat pengetahuan yang pernah diperoleh di masa-masa mengenyam pendidikan menengah.

Selanjutnya : Ciri dan Karakteristik Jenis Monyet Ekor Panjang
Sebelumnya: Beberapa Ledakan Terdahsyat Sepanjang Sejarah
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar