Arti Terpimpin Menurut UUD 1945


Sistem pemerintahan terpimpin berarti menegaskan bahwa seluruh keputusan terhadap apa pun yang terkait dengan negara terpusat pada pemimpin. Hal tersebut berarti pemimpin menjadi pusat pemerintahan. Arti terpimpin menurut UUD 1945 merupakan suatu sistem demokrasi yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan atau perwakilan. Artinya, negara didasarkan oleh Pancasila.

Demokrasi terpimpin pernah dipakai Indonesia pada masa pemerintahan Soekarno. Peralihan antara demokrasi liberal ke demokrasi terpimpin diawali sejak Dekrit Presiden Juli 1959. Berikut ini isi Dekrit Presiden tersebut:

  • Menetapkan pembubaran konstituante
  • Menetapkan bahwa UUD 1945berlaku kembali bagi segenap bangsa Indonesia.
  • Pembentukan Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara (MPRS) dan Dewan Pertimbangan Agung Sementara (DPAS).

Dalam praktiknya, domokrasi terpimpin Indonesia menyimpang dari UUD ’45. Pemerintahan dijalankan secara terpimpin saja. Presiden secara tidak langsung berkuasa penuh di semua bidang politik. Pemerintahan terkesan otoriter. Presiden juga melakukan banyak penyimpangan. Apalagi ketika ditetapkan adanya pengangkatan presiden seumur hidup. Hal tersebut tentu telah menyalahi aturan dalam UUD ’45.

Dampak negatif dari demokrasi terpimpin pada zaman Soekarno juga mulai mewabahnya korupsi pada jajaran pemerintahan. Melemahnya sektor ekonomi negara juga disinggung-singgung menjadi alasan kegagalan demokrasi terpimpin. Hal lainnya juga tidak terwujudnya stabilitas pemerintahan. Tidak heran jika pada masa itu terjadi banyak pemberontakan yang dilakukan karena ketidakpuasaan terhadap sistem yang dipakai Soekarno. Pemberontakan militer, salah satunya. Militer mulai memberontak karena adanya rasa tidak percaya terhadap pemerintahan.

Di sampaing dampak negatif, ternyata demokrasi terpimpin juga memberikan dampak yang positif. Keberhasilan Indonesia merebut kembali Irian Barat dari tangan Belanda merupakan prestasi yang tidak bisa dilupakan dalam sejarang perjuangan di Indonesia. Hal tersebut menjadi bukti bahwa Indonesia masih memiliki kekuatan untuk melawan penjajah yang ingin merebut wilayahnya.

Selain,berhasil merebut Irian Barat dengan bantuan PKI, Indonesia pada masa tersebut juga menjadi pendiri gerakan Non-Blok. Gerakan non- Blok ini juga memperlihatkan secara langsung kepada dunia internasional bahwa Indonesia memiliki ketegasan dalam sikap politik. Tidak heran jika pada masa tersebut Indonesia memiliki kekuatan yang  tangguh di mata dunia, walaupun keadaan politik di dalam negeri sangat rapuh. Itulah arti terpimpin menurut UUD 1945.

Selanjutnya : Contoh Makalah Tentang Gempa Bumi
Sebelumnya: Arti Sistematika Penulisan Di Dalam Makalah
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar