Artikel Anak Punk Indonesia


Sebagian besar kita bisa mengenali anak-anak punk di jalanan, yakni menilai dari gaya rambutnya, pakaian, serta aksesoris yang digunakan. Banyak orang yang langsung mencap bahwa anak punk itu berperilaku negatif, memang wajar saja penilaian tersebut karena memang gaya berpakaian mereka yang ekstrim. Namun, artikel anak punk Indonesia kali ini mencoba menampilkan sisi lain yang bisa dianggap positif dari merebaknya golongan ini.

Punk

Sejarah punk ternyata berawal dari benua Eropa, tepatnya di negeri Inggris. Awal mulanya golongan punk selalu diganggu oleh kelompok skinhead. Tetapi, saat memasuki tahun 1980-an, golongan punk bersama skinhead bersatu dikarenakan persamaan semangat dan pandangan sosial. Punk juga mengacu pada aliran musik yang muncul di era 70-an. Namun, demikian punk juga bisa bermakna sebuah ideologi atau pandangan hidup yang berlawanan dengan kapitalisme.

Gerakan anak-anak muda ini dimulai tatkala anak-anak pekerja ini naik daun ketika Amerika dan Eropa mengalami kebangkrutan ekonomi, disebabkan oleh bejatnya moral para tokoh politik yang mendorong peningkatan pengangguran dan jumlah kejahatan yang terjadi. Golongan punk pun sendiri melakukan kritikan dan sindiran dalam musik dan lagu. Alunan musik mereka memang sangat cepat dan penuh hentakan, tetapi isi dari lirik lagunya tentang kritikan kepada para penguasa kapitalis.

Namun, sejarah punk tersebut tidak dipahami oleh semua anak yang mengambil punk sebagai fashion saja. Mereka bernampilan yang mencolok ala punk hanya ingin dianggap sebagai orang ekstrim atau menakutkan, sehingga dampaknya sangat buruk kepada citra punk di dunia karena ada sebagian anak punk yang berperilaku buruk di tengah masyarakat hingga kegiatan kriminal.

Saat ini punk sangat populer dengan model fashionnya, sebagian anak muda meniru gaya berpakaian, dan rambut punk tanpa mengerti sejarah kemunculannya. Potongan rambut gundul dengan sisa rambut di tengah dari depan hingga belakang kepala, celana yang ketat, rambut , bersepatu boots, memakai jaket kulit atau pakaian yang lusuh tidak dicuci.

Padahal sejati punk dilahirkan untuk melakukan kritikan atas berbagai penyelewengan di tengah masyarakat kapitalis. Sebab itu tidak semua anak punk itu nakal atau bermoral buruk, bahkan mereka sopan dengan sesamanya atau pun terhadap orang yang menghargai keberadaan mereka. Demikianlah ulasan artikel anak punk Indonesia ini dan semoga krisis moral pemuda Indonesia segera berakhir.

Selanjutnya : Harga Inai
Sebelumnya: Kota Asal Tempat Tinggal Suhud
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar