Artikel Kerukunan Antar Umat Beragama di Indonesia


Indonesia merupakan negara yang memiliki beragam keunikan mulai dari suku, budaya, hingga agama. Kemajemukan nusantara tersebut tentu saja menjadi keunikan dan kekhasan tanah air Indonesia.

Kerukunan antara budaya, suku, dan agama menjadi hal penting untuk ditumbuhkembangkan dan terus dipupuk. Artikel kerukunan antarumat beragama di Indonesia ini semoga dapat menambah pengetahuan pembaca tentang Indonesia yang majemuk.

Kerukunan antara umat beragama di Indonesia sempat benar-benar tercipta di beberapa waktu silam, khususnya antara 1980 hingga menjelang berakhirnya era 1990.

Memang sempat terjadi gejolak permusuhan antaragama di Indonesia yang dipengaruhi oleh adanya ketidakharmonisan antarumat beragama tingkat dunia. Indonesia sebagai negara yang sedang berkembang dan mencari identitas diri tentu saja tidak sulit untuk terpengaruh.

Perpecahan Agama

Meskipun demikian, masyarakat Indonesia khususnya yang mengenyam pendidikan tinggi, tidak mudah terpengaruh oleh arus luar yang mengembuskan adanya permusuhan dan keinginan memperuncing perbedaan ideologi tersebut.

Saat ini, masyarakat sudah mulai relatif lebih stabil dan tidak lagi memperbesar masalah perbedaan agama. Para penganut agama yang berbeda-beda telah dapat kembali tenang bersanding. Jika masih terdapat gejolak perpecahan agama, hal tersebut hanya terjadi pada segelintir orang atau kelompok tertentu saja.

Masyarakat telah mengetahui dan menyadari mana yang baik dan mana yang tidak. Masyarakat pun dapat secara cerdas memilah antara keyakinan, kebenaran, serta menghormati orang lain.

Agama bersifat sangat individual, tidak dapat dipaksakan dan juga tidak dapat diberantas untuk tidak boleh menganut agama tertentu. Keyakinan itu milik pribadi dan merupakan hubungan secara khusus antara individu dengan pencipta-Nya.

Jangan Disalahgunakan

Agama mengajarkan cara bersikap kepada sesama manusia. Di dalam agama mana pun, tidak ada yang mengajarkan perpecahan dan permusuhan. Bahkan awal mula dihadirkannya agama sebenarnya adalah untuk mengatur umat manusia, salah satunya adalah untuk tujuan kedamaian.

Jika disalahartikan dan disalahfungsikan dengan memaksakan sebuah keyakinan kepada orang lain dan berusaha melarang orang lain meyakini ajaran yang berbeda, hal tersebut sama saja telah menodai tujuan Tuhan menurunkan agama. Yang berarti juga yang bersangkutan telah mengajak berperang kepada Tuhan pencipta.

Perpecahan agama selalu tidak memberikan keuntungan melainkan kerugian yang teramat sangat. Masih lekat di ingatan ketika sekelompok teroris meluncurkan bom di beberapa wilayah di Nusantara.

Ada banyak nyawa melayang ditambah kerugian materi, mental dan nama. Semoga artikel kerukunan antar umat beragama di Indonesia dapat menyadarkan masyarakat tentang pentingnya arti toleransi beragama.

Selanjutnya : Cabang Filsafat Agama
Sebelumnya: Cara Membuat Kompos dari Kotoran Ayam
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar