Artikel Penyakit SARS

Mengapa artikel penyakit SARSbanyak bermunculan di banyak media massa? Karena Wabah SARS pada tahun 2003 itu menyebar ke-24 negara dan menginfeksi lebih dari 8.000 orang dalam perjalanan mereka beberapa bulan.

Penyakit SARS

Loading...

Gejala SARS yang mirip dengan flu dan termasuk demam, nyeri tubuh, kemacetan dada, dan batuk. Gejala yang paling serius adalah kesulitan bernapas. Ketika ini menjadi parah, sindrom gangguan pernapasan dikembangkan dan menyebabkan kematian dalam beberapa kasus.

Penyakit ini menyebar melalui kontak dengan tetesan pernafasan dari orang lain yang terinfeksi SARS. Misalnya, menghirup partikel saat bernafas ketika seseorang dengan SARS bersin, lantaran memang menular melalui udara. Selama wabah 2003, penyakit ini menyebar dengan mudah di lokasi di mana orang berada dalam kontak dekat, seperti di sekolah dan tempat kerja.

Karena SARS disebabkan oleh virus, pasien serta merta dapat diobati dengan antibiotik. Pengobatan sekedar mengurangi gejala. Penghilang rasa sakit dan obat untuk demam rendah diberikan. Beberapa orang bisa terkena diare dan membutuhkan penggantian cairan alias di infus. Dalam kasus di mana sindrom gangguan pernapasan parah yang terjadi, ventilator diperlukan untuk membantu pernapasan.

Penanganan SARS

Karena wabah SARS terjadipada tahun 2003, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengembangkan rencana untuk mencegah penyebaran penyakit tersebut. Wabah dimulai pada akhir Februari 2003, dengan diagnosis dari pneumonia atipikal di Hong Kong. Penyakit ini kemudian oleh Pers dikenal sebagai SARS .

Untuk memahami seberapa cepat penyakit itu muncul dan melakukan penyebaran, maka dari itu Anda yang perhatian pada artikel penyakit SARS perlu untuk memahami timeline wabah ini.

Pada bulan Maret 2003 WHO mengeluarkan peringatan global terhadap wabah SARS karena menyebar ke-13 negara. Pada bulan April, peringatan dikeluarkan untuk menghindari semua perjalanan yang tidak perlu ke Hong Kong karena wabah SARS.
Pada bulan Mei tahun yang sama, para pejabat kesehatan melakukan upaya lebih lanjut untuk mencegah penyebaran virus dengan menutup sekolah di Beijing selama beberapa minggu.Dengan upaya lokalisir bersama sama pada 2003, jumlah kasus SARS pun menurun. Pada bulan Juni 2003, WHO mengangkat travel warning dan mengumumkan penyebaran penyakit telah menurun.

Demikian sekilas mengenai artikel penyakit SARS yang terjadi di beberapa negara. Semoga uraian tersebut bermanfaat dan menambah wawasan Anda mengenai penyakit SARS. Tetaplah waspada dan jaga selalu kesehatan Anda dan keluarga.

Loading...
Selanjutnya : Melihat Banyaknya Manfaat Bersedekah
Sebelumnya: Karakter Dasar Burung Kenari
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar