Artikel, Reaksi-reaksi Kimia dalam Pencemaran Udara

Bila Anda tinggal di daerah perkotaan, tentu sangat akrab dengan kemacetan dan polusi. Polusi yang paling sering terjadi adalah polusi udara. Jenis polusi ini dihasilkan oleh zat-zat kimia yang dapat mencemarkan udara disekitarnya. Berikut ini artikel, reaksi-reaksi kimia dalam pencemaran udara.

Di daerah perkotaan, kita selalu menjumpai berbagai jenis polusi. Mulai dari polusi suara hingga polusi udara. Saat ini polusi udara yang ada lebih disebabkan karena asap kendaraan bermotor dan asap industri.

Beberapa artikel yang pernah dimuat di surat kabar maupun internet menyatakan bahwa sehari kita tinggal dan mengirup udara di Jakarta, artinya sama dengan menghisap beberapa batang rokok. Itulah yang menggambarkan seberapa besar pencemaran udara yang telah terjadi di Ibu Kota saat ini.

Pencemaran udara itu sendiri memiliki arti tercemarnya udara akibat reaksi dari zat-zat penyebab pencemaran udara, sehingga berdampak langsung pada lingkungan sekitar.

Zat-zat yang berperan dalam pencemaran udara antara lain, karbon monoksida, karbon dioksida, nitrogen oksida, sulfur dioksida dan lain sebagainnya.

Karbon monoksida hasil pembakaran yang tidak sempurna dari oksigen dan karbon bisa kita temukan dengan mudah pada emisi buangan kendaraan bermotor.

Zat kimia ini akan memberikan dampak buruk bagi mata, paru-paru dan saluran pernafasan seseorang. Karbon dioksida atau yang kita kenal dengan CO2 merupakan penyebab terjadinya efek rumah kaca, sehingga menyebabkan terjadinya pemanasan global.

Jika selama ini kita sering mendengar istilah go green, sebenarnya itu mengacu pada usaha penstabilan kadar CO2 di bumi ini. Dengan begitu pasokan oksigen atau O2 akan bertambah dan membuat stabilitas udara kembali seperti semula.

Sulfur dioksida yang terhirup akibat pembakaran dari industri minyak bumi dan letusan gunung berapi akan mengakibatkan radang paru-paru.

Gas ini memiliki bau yang sangat menyengat namun tidak berwarna, sehingga kita tak bisa merasakan keberadaannya lewat indera visual.

Sedangkan, nitrogen oksida berasal dari pembakaran kendaraan bermotor dan industri. Bila terhirup akan menyebabkan sesak nafas. Juga menyebabkan perih dibagian mata.

Demikianlah penjelasan dari artikel, reaksi-reaksi kimia dalam pencemaran udara, semoga dapat menambah pemahaman Anda tentang pentingnya udara yang bersih bagi kelangsungan hidup manusia yang akan datang.

Loading...
Selanjutnya : Khasiat Tomat untuk Kesehatan
Sebelumnya: Khasiat Sayur Jepang: Timun Jepang
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar