Menelusuri Asal Usul Permainan Congklak

Berapa banyakkah  dari kita yang mengetahui  bagaimana asal-usul permainan congklak? Main congklak, siapa yang tidak mengenalnya? Permainan pada saat kita kecil ini, mengajarkan sisi sportifitas dan ketenangan pada pemainnya.  Semua orang bisa memainkannya. Walaupun faktanya, congklak lebih banyak dimainkan oleh anak perempuan, namun  ada juga anak laki yang ikut bermain congklak.

Congklak di Belahan Dunia

Di perkiraan permainan ini merupakan salah satu permainan yang tertua dan sudah berusia 5000 SM. Hal ini berdasarkan dari penemuan arkeologi. Di  dalam sebuah rumah tua di daerah Yordania. Di sana ditemukan sebuah benda kuno berupa kepingan batu kapur berupa papan yang mirip dengan papan congklak seperti sekarang.

Menurut sejarah, congklak ini awalnya berasal dari Timur Tengah. Kemudian tersebar sampai di Afrika. Seiring perkembangan jaman, akhirnya congklak bisa berkembang di Asia Tenggara  dibawa oleh pedagang dari Arab yang juga berdakwah. Sampai di Filipina, permainan ini disebut Sungka, sedangkan di Malaysia, permainan ini dinamakan Congklak, sama seperti di tanah air.

Konon, permainan ini juga disukai oleh para puteri raja. Biasanya para bangsawan menggunakan papan congklak yang memiliki ornamen  yang mewah. Sedangkan  untuk rakyat  jelata , permainan ini cukup dengan membuat lubang di tanah tanah dan membuat kuku menjadi hitam .

Congklak bukan sekadar keseruan permainan.  Dahulu orang bermain congklak kadang kala mempunyai tujuan lain. Misalnya di daerah Jawa, permainan  yang dinamakan Dhakonan atau Dhakon ini dipakai  oleh petani untuk menghitung musim panen, bahkan meramal masa depan.

Sedangkan di Sulawesi, permainan ini  dikenal dengan Makoatan atau Nagorata. Biasanya mereka yang ditinggal kekasih, menghibur hatinya dengan bermain congklak ini. Sementara  di  Lampung permainan ini dikenal dengan nama Dentuman Lamban, seperti senjata meriam ya?

Cara Main Congklak

Permainan congklak ini menggunakan biji tumbuhan seperti biji buah Asem atau bisa juga menggunakan cangkang binatang laut. Pada permainan ini menggunakan 16 lubang, dibagi menjadi 2. Tiap bagian terdapat 7 lubang kecil dan 2 lubang besar di ujungnya kanan dan kiri sebagai lubang tujuan.

Kemenangan ditentukan dengan banyaknya biji yang diraih di lubang tujuan itu. Pemain mengambil biji pada lubang kecil untuk disebarkan secara urut.  Apabila di lubang terakhir masih ada bijinya, maka pemain tersebut berhak melanjutkan permainan sampai biji tidak ada lagi. Sedangkan bila peletakan biji berakhir pada lubang yang kosong, maka permainan berikutnya adalah hak dari lawan untuk melanjutkan. Permainan dinyatakan selesai jika sudah tidak ada lagi biji yang dapat disebarkan. Dan pemenangnya adalah yang memperoleh biji terbanyak. Sederhana bukan?

Makanya tidaklah aneh jika hampir semua orang memainkan dan mengenalnya. Tapi tidak semua orang mengenal asal usul permainan congklak. Yuk main congklak.

Selanjutnya : Menggunakan Bagan Penulisan Karya Ilmiah
Sebelumnya: Cerita Pengalaman Saat tahun Baru di Rumah
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar

Loading...