Aspek dan Teori Kemandirian Belajar


Setiap hari kita belajar. Kita belajar di sekolah ataupun di rumah. Bagi pelajar, belajar tentu adalah kegiatan sehari-hari yang wajib dilaksanakan dengan sungguh-sungguh. Setelah selesai sekolah, belajar pun akan terus dilakukan tanpa henti, sebab kita semua tidak akan bisa berkembang dan menjadi orang yang lebih baik tanpa belajar.

Belajar sendiri ada bermacam-macam, ada yang belajar dari guru, dari buku, dari pengalaman, dari televisi, dan masih banyak yang lain. Namun adakah yang tahu tentang aspek dan teori kemandirian belajar? Hal itu muncul karena dalam belajar sendiri terdapat banyak aspek dan teori yang mendasarinya. Teori dari belajar tersebut banyak ditemukan oleh orang luar.

Sebetulnya, apa yang kita lakukan dan kita kerjakan tidak dapat terlepas dari teori, hanya kita saja yang terkadang tidak mengetahui teori tersebut. Ada beberapa teori yang terkenal dalam belajar, yang pertama dalah teori tingkah laku. Teori tingkah laku ini disebut juga dengan aliran behaviouristik. Teori ini mengartikan bahwa belajar adalah proses interaksi yang terjadi antara respon dan strimulus.

Dalam teori belajar tingkah laku lebih mengarah kepada suatu gerakan atau perasaan dan juga sesuatu yang dapat diamati dan juga sesuatu yang tidak dapat diamati. Ciri dari alasan lingkah laku tersebut adalah bahwa mereka lebih suka mempelajari dan memikirkan hal yang bisa diukur.

Meskipun banyak sekali teori yang mendasari proses belajar, namun semua teori tersebut dibuat bukan tanpa dasar. Teori tersebut adalah hasil kerja yang sangat panjang. Banyak penelitian yang dilakukan untuk bisa membuat satu teori. Bisa dikatakan, orang yang menciptakan banyak teori tentang belajar adalah orang yang sangat hebat, sebab dia memberikan manfaat bagi generasi penerus untuk melakukan riset-riset lebih lanjut. Hingga kini, semua teori tersebut masih banyak dan selalu dipelajari.

Masing-masing teori mempunyai landasan dan karakteristik sendiri-sendiri. Tidak terkecuali dengan aspek dan teori kemandirian belajar. Teori tentang kemandirian belajar tersebut adalah salah satu teori yang ditemukan setelah hasil kerja yang panjang.

Kemandirian belajar adalah aktifitas belajar yang didorong oleh kemauan sendiri, pilihan sendiri, dan tanggungjawab sendiri tanpa bantuan orang lain serta mampu mempertanggungjawabkan tindakannya. Siswa dikatakan telah mampu belajar secara mandiri apabila ia telah mampu melakukan tigas belajar tanpa ketergantungan dengan orang lain.

Selanjutnya : Inspirasi Nama Nama Pesepak Bola di Masa Depan
Sebelumnya: Contoh Kritik Puisi
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar