Terjadinya Awal Peperangan Korea

Terjadinya awal peperangan Korea atau Perang Korea (25 Juni 1950 – 27 Juli 1953) sering disebut dengan ‘perang yang dimandatkan’. Ada dua paham yang saling berkecamuk yang diwakilkan oleh dua kepentingan dari dua negara sekutu yakni Amerika Serikat (AS) dan Uni Soviet (sekarang Rusia).

Pasca PD II, negara-negara jajahan Jepang memerdekaan diri. Selain itu ada pula negara yang masih jadi tanggung jawab (administrasi) sekutu sebelum merdeka. Salah satunya adalah Korea.

Kala itu di Korea bercokol dua kekuatan besar pasukan AS dan Uni Soviet. Secara ideologi keduanya bagai bumi dan langit.

Mengemban tugas yang sama mengawal masa transisi Korea, namun AS miliki misi lain. Negeri Abang Sam khawatir Korea akan jatuh ke tangan Uni Soviet. Untuk itu wilayah Korea dibagi dua, Utara dibawah pengawasan Soviet dan Selatan disokong AS.

Perbedaan Ideologi

Korea bagian Selatan yang disokong AS miliki paham liberal. Sedangkan Korea bagian Utara yang dalam pengawasan Soviet berpaham Komunis.

Keduanya saling serang dan berebut pengaruh di Korea. Tahun 1948, Syngman Rhee terpilih menjadi Presiden Korea. Sosoknya dikenal condong ke kubu AS.

Golongan Komunis tidak terima. Mereka akhirnya mendeklarasikan pemerintahan di wilayah Utara dengan menasbihkan Kim II-Sung sebagai PM (Perdana Menteri).

Pada tahun 1950, Utara memutusan menyerang Selatan guna merebut pemerintahan. Inilah awal Perang Korea dimulai.

Salah Jepang?

Terjadinya perang Korea bisa disebut perang yang unik. Selain mewakili kepentingan tertentu, perang ini sejatinya ‘masih berlangsung’ tanpa ada kesepakatan yang jelas. Pendek kata, kedua wilayah masih alami konflik hingga dewasa ini. Perang Korea sendiri hanya berakhir lewat genjatan senjata.

Menariknya, tidak sedikit warga Korea menuding Jepang sebagai biang keladi terpecahnya perang Korea ini. Sebelum negeri Nippon ini lakukan invasi ke semenanjung Korea, negari gingseng ini bersatu.

Utara dan Selatan merupakan satu kesatuan utuh. Pasca PD II, semua serba carut marut. Mulai pemerintahan, politik, militer, dan yang paling krusial idiologi.

Ini belum ditambah enggannya Jepang meminta maaf pada publik Korea. Padahal, mereka lakukan pendudukan mulai tahun 1910 hingga 1945. Imbasnya muncul asumsi-asumsi baru terkait sejarah kelam ini.

Siapa biang kerok sesungguhnya yang sebabkan awal peperangan Korea, apakah Sekutu (AS dan Soviet) atau justru Jepang itu sendiri.

Loading...
Selanjutnya : Apakah Hiu Termasuk Mamalia?
Sebelumnya: Mengatasi Masalah Perilaku Konsumen
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar