Bacaan Pembukaan dalam Dakwah


Agama Islam erat sekali kaitanya dalam dakwah. Dakwah sendiri bisa diartikan dengan mengajarkan kebaikan. Dakwah kerap dilakukan oleh para ulama dan ustadz. Dalam dakwah sendiri ada bagian pembuka, isi, dan penutup. Bagian pembukaan dalam dakwah meliputi salam. Bacaan pembukaan dalam dakwah lebih lanjut akan dibahas nanti.

Selanjutnya pada bagian isi, berisi tentang penyampaian tema dari suatu bahasan atau permasalahan. Selanjutnya adalah bagian penutup yang berisi doa bersama dan biasanya juga berisi pesan.

Sebenarnya selain dakwah ada juga khotbah. Namun khotbah sendiri tidak mengacu pada agama tertentu. Karena khotbah tidak dilakukan oleh orang yang ahli dalam agama Islam, namun juga orang yang ahli dalam agama lain, misalnya seperti pastor. Khotbah disebut juga dengan pidato keagamaan.

Baik dakwah maupun khotbah sebenarnya masih dalam pengertian yang sama, yakni pidato. Karena pengertian unum pidato adalah berbicara di depan umum. Dan macam dari pidato sangatlah banyak, termasuk dakwah dan khotbah.

Jika ingin mendengarkan khotbah atau pun dakwah, bisa kerap pergi ke tempat pengajian atau acara-acara keagamaan. Karena dalam acara tersebut, sering kali pada puncaknya berupa khotbah atau dakwah.

Berikut ini akan dibahas satu-satu mengenai urutan dalam dahwah. Urutan yang pertama kali adalah pembukaan. Pembukaan dalam dakwah bisa bermacam-macam, namun yang pertama haruslah mengucupkan salam dan mengucapkan rasa syukur kepada yang memberi hidup. Setelah itu bisa dilanjutkan dengan sholawat.

Selanjutnya, dalam isi adalah penjabaran mengenai apa yang akan disampaikan. Jika diberi waktu, yang paling lama antara pembuka, isi, dan penutup, adalah bagian isi. Karena bagian isi adalah bagian penting dalam dakwah. Bagian isi merupakan inti dari dakwah. Meskipun demikian, bagian pembuka dan penutup tidak boleh ditinggalkan, karena bagian tersebut merupakan satu kesatuan dengan bagian isi.

Bacaan pembukaan dalam dakwah sama seperti bacaan pembuka di dalam pengajian atau pun sambutan. Bedanya dalam dakwah bagian pembukanya lebih bersifat khusus karena pendengarnya kebanyakan dari agama Islam, dan tentu saja berbeda dengan khotbah.

Selanjutnya : Tips Membeli Sepeda Gunung Bekas
Sebelumnya: Penyakit Nyeri pada Saat Buang Air Kecil pada Wanita
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar