Bagaimana Jika Praktik Pemerintahan Tidak Sesuai dengan Etika yang Berlaku?


Anda semua tentunya pernah membaca atau melihat berita yang terjadi di masyarakat atau pemerintahan. Berita tersebut seputar kriminal, korupsi, sosial, ekonomi, hokum, dan sebagainnya. Namun, apakah Anda pernah menyadari bahwa bagaimana jika praktik pemerintahan tidak sesuai dengan etika yang berlaku?

Ada banyak kasus yang dilakukan pemerintahan tidak sesuai dengan kenyataan atau etika yang berlaku sebelumnya. Misalnya, adanya praktik korupsi dan narkotika yang dilakukan oleh pejabat negara, bahkan sekarang ini muncul kasus suap yang dilakukan oleh pejabat hukum negara. Memang, ini sangat menyedihkan sekaligus miris melihat begitu banyaknya persoalan yang dihadapi oleh negara, tidak tahunya ada pejabat yang malah melakukan tindakan pidana yang melanggar hukum.

Hukum yang Lemah

Saat ini banyak para pejabat pemerintahan yang terkena kasus pidana seperti korupsi dan narkoba. Media cetak dan elektronik pun ikut meramaikan suasana tersebut hingga berbagai media memberitakan tentang prediksi kepastian hukum yang akan dikenakan oleh para tersangka tersebut.

Hukum yang lemah yang menjadi permasalahan utama dari kasus yang ada selalu mengambang dan tidak tahu rimbanya. Hukumlah yang pertama kali diobok-obok ketika seorang pejabat negara tersandung pidana. Parahnya lagi, cara ini termasuk cara yang paling sukses dilakukan sehingga tersangka dikenakan hukum yang sangat ringan sekali, padahal dalam hukum tersebut sudah jelas bahwa tersangka kasus korupsi dan narkoba hukumannya sangat berat, terlebih jika dilakukan oleh pejabat pemerintahan.

Sebaliknya, jika seorang tersangka korupsi atau narkoba adalah seorang rakyat biasa maka tanpa basa-basi langsung dimasukkan ke dalam penjara. Dengan adanya hal ini, bagaimana jika praktik pemerintahan tidak sesuai dengan etika yang berlaku? Tentu akibatnya akan ada banyak kasus, baik itu kriminal, korupsi, narkotika, dan sebagainya yang dengan enteng melanglang buana di Indonesia.

Mengapa pemerintahan tidak mengambil pelajaran dari adanya sebuah kasus yang dapat merugikan negara atau masyarakat banyak? Ya, karena pemerintahan tidak dijalankan sesuai dengan norma dan etika yang berlaku di negara.

Belajar dari Negeri Orang

Adakah pemerintahan kita mau belajar dari hal serupa di negeri orang? Jawabannya tidak! Pemerintahan kita tidak pernah belajar dari negeri orang tentang bagaimana jika terjadi masalah korupsi dan narkoba.

China merupakan negara yang paling sukses dalam memberantas korupsi karena hukum benar-benar ditegakkan di negaranya tanpa pandang bulu. Kemudian Malaysia berhasil memberantas peredaran narkoba karena hukumnya berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku.

Sementara itu, di Indonesia masih berkutat tentang bagaimana cara agar hukuman dijatuhkan dapat seringan mungkin jika ada pejabat yang terkena pidana. Inilah akibatnya bagaimana jika praktik pemerintahan tidak sesuai dengan etika yang berlaku.

Selanjutnya : Bagaimana Proses Mekanisme Pasteurisasi?
Sebelumnya: Macam-macam Model Celana Panjang Pria Merk Chino
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar