Bagaimana Konsumen Membuat Keputusan Pembelian


Bagaimana konsumen membuat keputusan pembelian menjadi salah satu hal yang menarik minat Philip Kottler untuk menelitinya. Dalam salah satu tulisannya yang terbit pada tahun 2007, Kottler menjabarkan tentang pengertian perilaku konsumen yang diwujudkan salah satunya dengan cara konsumen mengambil keputusan terkait dengan pembelian barang atau jasa.
Secara sederhana Kottler mengatakan bahwa perilaku konsumen merupakan bagian dari studi tentang bagaimana individu atau kelompok melakukan seleksi yang kemudian dilanjutkan dengan pembelian barang dan jasa untuk dimanfaatkan dalam rangka memuaskan keinginan serta kebutuha mereka.

Proses Pengambilan Keputusan Pembelian

Secara umum, ada beberapa proses yang dijalani oleh seorang konsumen sebelum dan sesudah membeli suatu barang atau jasa. Proses-proses itu antara lain:
1.    Problem Recognition
Hal pertama yang mendasari seseorang membutuhkan dan kemudian membeli barang atau jasa karena ada masalah yang harus diseleseikannya dengan membeli barang atau jasa tersebut. Misalnya seseorang lapar, maka untuk mengatasi rasa laparnya orang tersebut membeli makanan dan akhirnya masalahnya terseleseikan.
2.    Information Source
Setelah memperoleh permasalahan yang harus dipecahkan, orang tersebut akan mencari informasi terkait dengan piahk-pihak yang bisa membantu memecahkan masalahnya dengan baik. Informasi ini bisa bersifat internal yang berasal dirinya, juga bisa bersifat eksternal yang berhubungan dengan pengalaman orang lain. Karena masalah yang dihadapi adalah perasaan lapar, maka orang tersebut akan mengumpulkan informasi terkait rumah makan yang menyedian barang dan jasa yang dibutuhkannya.
3.    Alternative Evaluation
Dari proses mengumpulkan informasi, konsumen akan melakukan berbagai pertimbangan terkait dengan pihak mana yang akan diajaknya untuk berkerjasama menyeleseikan rasa laparnya. Salah satu hal yang harus diperhatikan dalam masalah ini adalah terkait dengan pelayanan dan harga yang kompetitif.
4.    Purchase Decision
Setelah mendapatkan informasi dan menimbang pihak mana yang punya prospek untuk diajak bertransaksi, maka selanjutnya langkah yang diambil adalah dengan mengeksekusi atau melakukan pembelian kepada pihak yang sudah dipilihnya.
5.    Post Purchase Evaluation
Pada tahapan ini, konsumen akan mengevaluasi atau menilai proses transaksi yang baru dilakukannya. Misalnya dengan pihak A, si konsumen bisa mendapatkan makanan untuk mengatasi rasa laparnya dengan pelayanan cepat, tetapi kualitas makanannya sedikit buruk. Hal-hal ini yang akan menjadi pertimbangan konsumen dalam memutuskan pembelian untuk periode berikutnya.

Demikian sekilas tentang contoh penjabaran tentang bagaimana konsumen membuat keputusan pembelian. Semoga bermanfaat.

Selanjutnya : Bagaimanakah Membuat Sebuah Studi Kelayakan ?
Sebelumnya: Bagaimana Cara Membuka Microsoft Excel
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar