Bahasa yang Digunakan di Hong Kong


Seorang wanita berumur sekitar 30-an sedang menirukan suara yang terucap dari seorang tutor bermata sipit. Yat, yi, sam, se, em, lok, jat, pak, kau, sap berulang-ulang mereka berdua saling bergantian suara. Suasana ini terjadi di lembaga pendidikan dan pelatihan calon tenaga kerja Indonesia untuk tujuan Hong Kong. Para calon tenaga kerja ini sedang diajarkan bahasa yang digunakan di Hong Kong untuk percakapan sehari-hari. Bahasa harian yang dipakai di bekas negara persemakmuran Inggris Raya ini adalah Kantonis. Salah satu rumpun bahasa mandarin yang dipakai oleh kaum migran Tiongkok.

Bahasa Kanton disebut pula dengan Guangdong atau Konghu. Dialek Kanton asli dapat ditemukan pada karya sastra puisi di zaman Dinasti Tang. Contoh karya sastra yang berdialek kanton yakni pusi Li Bai, Du Fu, dan lain-lain. Bisa dikatakan, satu-satunya dialek tertua yang masih bertahan hingga saat ini.

Ada dua bahasa yang digunakan di Hong Kong saat masih di bawah kerajaan Ratu Elizabeth yakni Inggris Britannia dan Kanton. Bahasa Inggris Britannia digunakan untuk kegiatan administrasi resmi pemerintahan. Sedangkan, bahasa Kanton atau bahasa ibu warga Hong Kong hanya dipakai sebagai pendamping saja. Bahasa ibu warga Hong Kong itu sendiri dipakai untuk komunikasi sehari-hari.

Banyak kemajuan yang didapat oleh negara otonomi khusus Tiongkok ini selama di bawah persemakmuran Inggris Raya. Pertumbuhan perdagangan dan perekonomian yang pesat membuat negara ini diperhitungkan oleh dunia internasional sebagai macan asia bersanding dengan Jepang dan Korea Selatan. Budaya orang Hong Kong yang senang merantau dan berdagang untuk mendapatkan kehidupan layak membawa bahasa kanton ke seluruh penjuru dunia.

Di Indonesia, warga imigran dari Tiongkok ini masih melestarikan penggunaan bahasa Kanton untuk bahasa percakapan sehari-hari di kalangan keluarga mereka sendiri. Warga Indonesia asli sering menyebutnya dengan bahasa Konghu, bahasa yang digunakan di Hong Kong. Tentu, keberadaan imigran Tiongkok ini sangat membantu bagi para calon TKI yang akan bekerja di negara asal mereka sendiri. Kaum migran ini dapat mengajarkan secara langsung bahasa yang digunakan di Hong Kong dalam kehidupan sehari-hari di kelas-kelas pelatihan calon tenaga kerja Indonesia.

Selanjutnya : Puisi dan Nama Penciptanya
Sebelumnya: Puisi Cinta Terbaik
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar