Bakteri yang Merugikan pada Makanan

Ada banyak bakteri yang merugikan pada makanan dan minuman. Bakteri itu hinggap di makanan melalui berbagai cara. Misalnya makanan ditempatkan pada wadah yang terbuka, diolah secara tidak matang, atau dimasak dengan bahan makanan kadaluarsa.

Sehingga secara tidak sadar, kita mengonsumsinya, dan selang beberapa saat tiba-tiba tubuh menandakan gejala sakit. Seperti perut melilit, muntah-muntah, dan diare. Gejala demikian menunjukan bahwa Anda sedang keracunan makanan.

Jenis Bakteri yang Merugikan

Ukuran bakteri yang sangat kecil dan tak bisa dilihat dengan mata manusia. Maka dengan mudah dia bisa hinggap dimana saja tanpa diketahui, tak terkecuali mencemari makanan  dan minuman.

Ada banyak bakteri jahat yang bisa berkembang biak di mana saja, termasuk hinggap di makanan manusia. Berikut ini macam-macam bakteri yang bisa meracuni manusia melalui makanan dan minuman.

1. Toxoplasma

Toxoplasma merupakan sejenis virus yang banyak terdapat di hewan peliharaan seperti kucing, hamster, anjing. Selain itu bakteri ini juga terdapat di daging sapi, daging kambing dan unggas. Daging merah maupun daging unggas yang tak dimasak dengan matang, virus toxo akan mati, dan akan terbawa ke dalam tubuh manusia melalui makanan tersebut.

Virus ini sangat berbahaya, apalagi jika terkontaminasi pada tubuh wanita hamil. Virus ini akan menyerang janin pada kandungan. Misalnya menyebabkan bayi terkena hidropalus, kelainan pada tulang belakang dan bahkan menyebabkan keguguran.

Sebaiknya bagi calon ibu, sebelum hamil, diputuskan untuk cek darah dilaboratorium guna mendeteksi apakah dia terkontaminasi virus toxoplasma atau tidak. Jika positif, sebaiknya langsung datang ke dokter untuk diberi obat antibiotic yang tepat, untuk membunuh virus tersebut. Gejala manusia yang terinfeksi virus toxo antara lain, pusing hebat, sakit perut, demam. Ada juga gejala seperti flue biasa.

2. Vibrio

Bakteri jenis vibrio banyak terdapat di makanan sea food, seperti kepiting, kerang, udang dan ikan.  Tapi yang paling banyak bakteri vibrio ada di kerang. Karena mahluk ini hidup didasar laut, berlumpur, dan cara makannya dengan menyaring air dan lumpur. Sehingga dalam daging kerang mengandung banyak bakteri vibrio.

Maka sebelum dikonsumsi harus direbus dalam air mendidih hingga matang benar. Jangan coba-coba mengonsumsi kerang mentah, atau setangah matang jika tak ingin sakit perut.

Demikianlah penjelasan sekilas tentang bakteri yang merugikan pada makanan. Semoga bermanfaat.

Loading...
Selanjutnya : Kapal Pesiar
Sebelumnya: Kandungan Vitamin C yang Dibutuhkan Tubuh
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar