Mengenal Budaya Lokal; Batik Adalah Warisan Dunia

Kita seringkali mendengar kata batik diucapkan. Bahkan mungkin kita juga sering menggunakan baju berbahan batik. Namun apakah kita sudah benar-benar mengerti pengertian dan asal usul batik itu sendiri? Tahukah kamu jika ternyata batik adalah gabungan dari dua kata bahasa Jawa; amba dan nitik. Amba itu artinya luas dan nitik itu artinya menulis.

Jika diartikan secara harafiah, maka batik adalah sebuah kain berukuran cukup luas yang kemudian ditulis dengan berbagai corak agar lebih indah dan menarik. Memang secara umum untuk menghasilkan batik tulis yang indah, para leluhur kita biasanya menggelar kain yang luas dan kemudian memberikan corak di atasnya. Untuk memberikan kesan timbul pada corak tersebut, maka diperlukan keahlian khusus dimana lilin atau malam ditorehkan di atas kain menggunakan canthing.

Belajar membatik membutuhkan kesabaran dan ketekunan yang luar biasa. Maka tak heran jika satu lembar batik tulis bisa berharga hingga jutaan rupiah. Untuk memenuhi permintaan masyarakat yang cukup besar terhadap batik, maka kini semakin banyak produsen batik yang juga memproduksi batik dengan cara cap atau cetak. Biaya produksi batik dengan sistem cap atau cetak ini tentunya jauh lebih rendah dibandingkan batik tulis. Oleh karenanya, harganya pun akan lebih murah. Meski secara kualitas tentu saja batik tulis tetap nomor satu.

Namun ternyata di beberapa daerah di Indonesia, Tuban misalnya, ada proses pembuatan batik yang tidak menggunakan canthing. Batik Gedog yang paling terkenal di Tuban sendiri dihasilkan dengan cara mengolah langsung kapas dengan alat pintal. Bunyi dog dog dog yang dihasilkan oleh mesin pintal yang kemudian menjadi sumber nama bagi batik ini.

Dikarenakan ada banyak corak batik di seluruh Indonesia, bahkan di setiap wilayah selalu ada ragam batik yang beraneka ragam, maka sejak 1950 Pak Soekarno telah memperkenalkan batik ke seluruh dunia sebagai ciri khas Indonesia. Meski begitu baru pada 2009 UNESCO menetapkan batik sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity).

Setelah mengetahui batik adalah salah satu ciri khas dan kekayaan bangsa, semoga kita semakin bangga ya mengenakan batik di segala kesempatan. Apalagi sekarang ragam batik semakin banyak pilihan, dan tidak melulu bercorak tua, ada banyak ragam batik yang oke punya dipakai oleh anak muda.sildalis bijwerkingenmotilium 25

Selanjutnya : Informasi Mengenai Daihatsu Depok Ada di Sini
Sebelumnya: Di Balik Angka 13 Peristiwa Trans TV Kebakaran
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar

loading