Beda Kadal, Biawak, dan Komodo

Kadal sebenarnya memiliki banyak jenis. Hewan ini merupakan bagian dari kelompok binatang melata. Sementara contoh spesiesnya bisa berupa cicak, tokek, biawak, komodo, bunglon, dan sebagainya.

Hanya saja dalam kehidupan di Indonesia, kata ‘kadal’ lebih melekat pada jenis spesies kecil yang memiliki tubuh kecil, mengkilap kulitnya sekalipun bersisik, dan kerap ditemui hidup di darat. Sebenarnya seperti apa beda kadal, biawak, dan komodo?

Menjawab pertanyaan ini sebaiknya dikembalikan pada pengertian kadal secara luas. Ketiga hewan tersebut sebenarnya masih kerabat. Biasanya kekerabatan kadal yang masih sama terletak pada tingkatan ordo atau bangsa hewan bersisik (squamata). Tingkatan di bawah ordo hewan bersisik ini biasanya mulai ada variannya.

Bila dicari perbedaan ketiganya, kadal yang kita kenal adalah hewan dengan definisi yang telah disebutkan, yaitu berbentuk kecil, memiliki sisik namun licin, bentuknya memanjang, dan ekornya juga panjang. Sekilas bentuknya seperti komodo dalam versi kecil. Sekalipun begitu, gerakan kadal ini cukup lincah. Hewan ini berkembang biak dengan bertelur.

Biawak

Biawak merupakan bagian dari hewan reptil. Dia adalah kadal besar dan masuk dalam suku biawak-biawakan (Varanidae).  Barangkali biawak ini adalah ‘versi dasar’ dalam suku biawak. Pasalnya, turunan atau macam dari biawak cukup banyak yang mereka punya induk dari suku biawak ini. Contoh biawak dengan ukuran sangat besar adalah komodo (Varanus komodoensis). Sehingga, antara biawak dan komodo masih kerabat dekat.

Jadi, yang dimaksud biawak ini tubuhnya besar, namun lebih kecil dari komodo. Di Indonesia, biawak memiliki banyak sebutan. Contohnya bayawak di Sunda, berekai di daerah Madura, dan nyambik atau menyawak di wilayah Jawah. Dalam bahasa Inggris, biawak disebut dengan monitor lizard dan goanna.

Jika dilihat secara lengkap tingkatannya dalam struktur hewan, biawak memiliki silsilah sebagai berikut:

Bedak Kadal Biawak dan Komodo

Komodo

Inilah kadal raksasa yang hidupnya ditemui bergerombol di Pulau Komodo, Indonesia. Nama lengkapnya adalah Varanus komodoensis atau disebut dengan biawak komodo. Konon komodo merupakan kadal purba yang masih mampu beradaptasi hingga saat ini. Persebarannya di anah air juga ada di Rinca, Flores, Gili Motang, dan Gili Dasami. Semuanya ada di daerah Nusa Tenggara.

Secara fisik, komodo memiliki kulit keras dengan panjang antara dua sampai tiga meter. Diduga besarnya ukuran komodo akibat gejala gigantisme pulau.

Gejala terjadi mengakibatkan komodo menjadi raksasa karena tidak munculnya mamalia karnivora yang hidup berdampingan dengan hewan tersebut. Sementara itu, proses metabolisme tubuh komodo diduga berjalan lambat. Komodo dianggap sebagai predator puncak di ekosistemnya.

Itulah sekilas beda kadal, biawak, dan komodo. Eksistensi ketiganya masih bisa ditemui hingga sekarang.

Loading...
Selanjutnya : Tips Pacaran yang Sehat
Sebelumnya: Mengenal Nama Pemain Serial Captain Tsubasa
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar