Bencana Alam Gunung Merapi di Yogyakarta


Bencana alam gunung merapi di yogyakarta Yogyakarta beberapa waktu lalu pernah terjadi sehingga menimbulkan banyak korban jiwa. Gunung Merapi yang ada di kota budaya ini adalah gunung yang paling muda dan aktif dibandingkan dengan gunung merapi lain yang ada di Indonesia. Secara geologis, gunung ini terbentuk karena aktivitas alam yang terdapat di zona atau daerah yang bisa menyebabkan tingginya aktivitas vulkanik yang ada di Pulau Jawa.

Gunung Merapi

Selain menimbulkan banyak korban jiwa, peristiwa tersebut juga menyebabkan isi perut gunung Merapi mencuat. Beberapa isi perut gunung Merapi yang dimaksud adalah sebagai berikut.

Gas Vulkanik, yakni segala jenis gas yang keluar ketika erupsi gunung Merapi terjadi. Beberapa jenis gas yang dikeluarkan berupa Karbon Dikosida (CO2), Karbon Monoksida (CO), Sulfurdioksida (SO2), Hidrogen Sulfida (H2S), dan Nitrogen (NO2). Keluarnya beberapa jenis gas tersebut menyebabkan dampak yang buruk dan sangat membahayakan manusia yang berada di sekitarnya.

Larva dan Aliran Pasir serta Batu Panas yang keluar juga mengakibatkan banyak dampak terhadap manusia. Larva merupakan cairan magma yang keluar dengan suhu tinggi sehingga bisa emmbakar apa saja yang ada di hadapannya.

Jenis larva ini terbagi atas dua macam. Di antaranya larva cair yang bisa mengalir dari sumbernya dengan jarak yang jauh sehingga mengalir mengikuti aliran sungai atau bergerak menuju tempat atau daerah yang lebih rendah dan larva kental yang juga mengalir, namun tidak terlalu jauh dari Gunung Merapi.

Lahar, yakni salah satu akibat yang dihasilkan dari letusan Gunung Merapi yang juga sangat berbahaya bagi manusia. Lahar ini merupakan banjir bandang yang di dalamnya terdapat material vulkanik yang dapat berupa bongkahan atau lempung. Jenis lahar terdiri atas dua macam, yakni lahar hujan dan lahar letusan.

Abu Letusan, yakni abu yang di dalamnya juga terdapat material vulkanik yang sangat halus dan bisa menyebar akibat tiupan angin. Abu tersebut bisa menyebabkan letusan terasa sampai jarak yang jauh dan mengakibatkan hal yang berbahaya bagi manusia, seperti halnya gangguan pernapasan.

Awan Panas (Piroklastik), yakni dampak dari api yang keluar dari Gunung Merapi dan bisa menyebabkan tubuh menderita luka-luka yang cukup parah. Beberapa jenis material yang disebutkan di atas juga terjadi pada encana alam gunung merapi di Yogyakarta sehingga kita harus senantiasa waspada jika terjadi bencana serupa.

Selanjutnya : Perbedaan dan Pengertian Hukum Acara Pidana dengan Perdata
Sebelumnya: Bassist Jazz Terbaik Dunia
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar