Bentuk Bentuk Penyimpangan


Dalam pelajaran sosiologi, siswa sering diberi pertanyaan mengenai bentuk bentuk penyimpangan dan jelaskan arti penyimpangan tersebut. Salah satu jenis penyimpangan tersebut adalah penyimpangan sosial. Penyimpangan sosial ini bisa dijelaskan sebagai wujud perilaku yang ditunjukkan oleh seseorang yang bertentangan dengan norma serta nilai sosial yang ada dalam masyarakat.

Penyimpangan sosial ini menimbulkan permasalahan dalam kehidupan masyarakat karena penyimpangan ini menimbulkan gangguan yang berdampak pada terganggunya ketentraman dan kedamaian masyarakat.  Bentuk penyimpangan sosial sendiri bisa dikategorikan ke dalam beberapa kelompok.

Berdasarkan Sifat

Berdasarkan sifatnya, penyimpangan sosial dibagi menjadi dua kelompok, yaitu sebagai berikut.

1. Penyimpangan yang Sifatnya Positif

Merupakan bentuk penyimpangan sosial yang memberikan perubahan ke arah hidupyang  lebih baik bagi masyarakat.

2. Penyimpangan yang Sifatnya Negatif

Merupakan jenis penyimpangan yang mampu memberikan perubahan ke arah yang lebih buruk dari kehidupan yang ada sebelumnya.  Penyimpangan ini biasanya bertentangan dengan aturan yang ditetapkan. Contohnya adalah perbuatan kriminal seperti perampokan.

Penyimpangan negatif ini sendiri masih dipisahkan lagi menjadi dua bagian, yakni sebagai berikut.

  • Penyimpangan primer. Adalah penyimpangan sosial yang sifatnya sementara dan tidak terjadi berulangkali. Penyimpangan seperti ini masih ditoleransi oleh masyarakat. Contohnya, keterlambatan membayar pajak.
  • Penyimpangan sekunder. Merupakan bentuk penyimpangan yang secara sadar dilakukan secara berkali-kali serta menjadi suatu perilaku. Penyimpangan ini mendapatkan penolakan dari masyarakat. Contohnya, perilaku mabuk yang membuat warga resah.

Berdasarkan Pelaku

Dilihat dari pelakunya, penyimpangan bisa dikategorikan menjadi tiga jenis, yaitu sebagai berikut.

1. Penyimpangan Individu

Adalah jenis penyimpangan yang dilakukan oleh seseorang yang berlawanan dengan norma. Biasanya, penyimpangan seperti ini terjadi di dalam keluarga, misalnya berbohong.

2. Penyimpangan Kelompok

Adalah bentuk penyimpangan yang diwujudkan dalam perilaku oleh beberapa orang yang tunduk pada aturan dalam kelompoknya meski aturan tersebut berlawanan dengan norma yang diterapkan di dalam masyarakat. Contohnya adalah pola terorisme dan kriminalitas berkelompok.

3. Penyimpangan Campuran

Bentuk penyimpangan yang dilakukan sekelompok orang yang tergabung dalam sebuah organisasi yang memiliki aturan dan norma. Akan tetapi, aturan yang ada dalam organisasi tersebut bertentangan dengan norma yang ada di tengah masyarakat. Contohnya adalah remaja yang masuk ke dalam kelompok geng motor.

Secara umum proses ataupun bentuk bentuk  penyimpangan memberikan dampak yang negatif bagi kehidupan masyarakat. Dengan adanya penyimpangan, aturan yang ada dalam masyarakat akan mengalami pertentangan atau pergeseran.

Selanjutnya : Pengobatan Alternatif Ginjal di Jakarta
Sebelumnya: Apa Ciri-ciri Penderita Jantung?
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar