Bentuk Peninggalan-peninggalan Sejarah Agama Islam di Indonesia


Masuknya agama Islam ke Indonesia membawa pengaruh sangat besar bagi kehidupan bermasyarakat di Indonesia, baik dari segi pola pikir maupun kebiasaan hidup sehari-hari. Pengaruh tersebut menyebar secara perlahan dan semakin meluas ke berbagai pelosok daerah. Perkembangannya tersebut bisa dilihat dari peninggalan-peninggalan sejarah agama Islam di Indonesia yang masih bertahan hingga saat ini.

Sejarah Agama Islam

Ajaran agama Islam meliputi semua sisi kehidupan manusia, sehingga jejak peninggalannya pun dalam bentuk yang beragam. Diyakini agama Islam disebarkan dengan cara damai. Hal itu dilihat dari corak budaya Islam di Indonesia yang merupakan perpaduan Islam dengan budaya asli Indonesia. Penyebaran Islam dilakukan tanpa menghilangkan budaya asli yang sudah ada sebelumnya.

Peninggalan Islam di Indonesia ada yang berupa masjid, makam, kerajaan, serta karya sastra. Masjid Kudus adalah salah satu peninggalan Islam masa lampau yang masih berdiri megah hingga saat ini. Yang unik dari masjid ini adalah bentuknya yang menyerupai candi tempat ibadah umat Hindu.

Masjid ini didirikan pada era Sunan Kudus. Bentuk bangunan masjid Kudus diyakini sebagai bukti perpaduan budaya Islam dengan Hindu. Agama Islam mulai dilaksanakan namun masih dalam corak budaya Hindu sebagai budaya lama saat itu. Pendapat lain mengatakan bahwa masjid kudus dirancang oleh seorang arsitek bangunan Hindu yang telah memeluk agama Islam.

Sejarah Islam juga bisa dilihat dari munculnya kerajaan-kerajaan bercorak Islam di berbagai daerah. Salah satunya adalah Kerajaan Banten Lama. Anak dari Kerajaan Demak ini didirikan oleh Faletehan pada abad ke-16.

Puing-puing bangunan yang mencerminkan kejayaan kerajaan ini masih bisa kita saksikan sekarang.  Kerajaan Banten memiliki benteng pertahanan dan meriam yang digunakan untuk melawan penjajah di masanya.

Penggunaan batu nisan pada makam juga termasuk salah satu dari peninggalan-peninggalan sejarah agama Islam di Indonesia. Misalnya saja makam Syaikh Maulana Malik Ibrahim yang berada di Gresik. Makam ini merupakan makam khas Islam di mana terdapat banyak pahatan serta kaligrafi dengan huruf Arab. Makam bernuansa Islam juga terdapat di Talo, Sulawesi Selatan. Makam tersebut sudah ada sejak tahun 1616 masehi.

Selanjutnya : Keprihatinan Terhadap Inti Kasus Bank Century
Sebelumnya: Energi Ionisasi Pertama
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar