Bentuk Sertifikat Hak Milik Tanah dan Bangunan

Bentuk sertifikat hak milik bisa berupa sertifikat hak milik tanah dan juga bangunan. Sertifikat ini akan menjadi bukti kepemilikan secara sah atas suatu harta, berupa tanah dan bangunan. Sertifikat hak milik hanya berlaku untuk warga Negara Indonesia.

Jadi, warga negara asing tidak akan bisa memiliki sertifikat hak milik, sekalipun mereka memiliki kemampuan untuk mengambil alih dengan cara membeli. Ada berbagai macam jenis sertifikat hak milik yang bisa dimiliki masyarakat, dengan syarat dan ketentuan yang telah diberlakukan dan disaksikan didepan para notaris, ketika proses pembuatan dan pengesahannya.

Loading...

Bentuk sertifikat hak milik adalah berupa kertas berharga, ia memiliki kekuatan hukum tetap dan tidak bisa diubah kecuali telah ada kesepakatan sebelumnya. Sertifikat hak milik ada dua jenis berdasarkan waktu pemakaiannya, yaitu sertifikat hak milik seumur hidup dan sertifikat hak milik yang punya jangka waktu tertentu dalam pemakaiannya. Setelah itu, harus memperbaharui bentuk sertifikat hak miliknya agar tetap bisa dimiliki.

Sertifikat Hak Milik untuk Hak Guna Bangunan (HGB)

Bentuk sertifikat hak milik untuk mendapatkan hak guna bangunan (HGB) merupakan sertifikat yang memiliki jangka waktu tertentu dalam kepemilikannya, melalui perjanjian tertentu. Biasanya, hak guna bangunan yang dibangun diatas lahan yang bukan milik sendiri, akan berlaku hingga tiga puluh tahun sampai jangka waktu penggunaannya habis.

Obyek dari hak guna bangunan, adalah tanah yang dimiliki oleh Negara atau tanah milik pribadi dan yang lainnya, kemudian digunakan oleh pihak lain untuk membuat bangunan diatasnya melalui beberapa perjanjian dan kesepakatan.

Sertifikat hak guna bangunan akan hilang atau hangus, apabila persyaratan yang telah disepakati tidak bisa dipenuhi atau jangka waktu yang telah ditentukan, yaitu selama tiga puluh tahun telah habis. Selain itu, penelantaran bangunan setelah dibangun juga akan menghilangkan sertifikat hak guna bangunan yang telah di buat.

Sertifikat Hak Milik untuk Hak Guna Usaha (HGU)

Bentuk sertifikat hak milik yang meliputi sertifikat hak guna usaha, merupakan sertifikat yang dibuat untuk memberdayakan suatu lahan milik Negara, untuk dijadikan sebagai tempat usaha. Contohnya seperti memberdayakan lahan pertanian, peternakan, perikanan dan lain sebagainya dengan luas minimal lima sampai batas maksimal dua puluh lima hektar, dengan batas dan jangka waktu penggunaan yaitu maksimal 25 tahun.

Sertifikat hak guna usaha akan hangus seperti hak guna bangunan, apabila jangka waktu pemakaiannya sudah berakhir dan bisa juga dialihkan kepada pihak lain, apabila tidak bisa memenuhi persyaratan yang telah ditentukan. Hak guna usaha juga bisa hangus, apabila hak yang diberikan tidak dilakukan dan tidak dimanfaatkan sebagaimana mestinya, misalnya menelantarkannya atau hilang karena adanya bencana.

Sertifikat hak guna usaha juga bisa dijadikan sebagai jaminan kredit.

Loading...
Selanjutnya : Makna Aliran Filsafat Pendidikan Progresivisme
Sebelumnya: Keunikan Kehidupan Suku Eskimo
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar