Mengenal Badak si Binatang Berkulit Tebal

Badak adalah salah satu hewan yang sudah termasuk hewan langka. Binatang berkulit tebal ini banyak ditemukan di daerah Jawa dan Sumatera.

Mengenal Badak

Badak ini terkenal dengan culanya. Pada saat ini, populasi badak di seluruh dunia hanya tinggal 50 ekor lagi. Jenis badak hanya ada dua, badak bercula satu dan badak bercula dua. Badak bercula satu bisa ditemui di daerah Pulau Jawa sedangkan badak bercula dua bisa ditemui di pulau Sumatera.

Badak ini mempunyai karakteristikĀ  berbadan besar dan bobot tubuhnya bisa mencapai sampai satu ton. Culanya baik yang satu maupun dua berada di bagian tengah dahi. Badak yang bercula dua mempunyai cula yang tidak sejajar, satu cula terletak di depan sedangkan yang lainnya tidak bersisian.

Badak ini termasuk hewan herbivora pemakan tumbuh-tumbuhan. Kulit badak ini terbilang tebal dengan ketebalan berkisar antara 1,5 sampai 5 cm. Ketebalan kulit badak terjadi karena adanya kolagen yang ada dalam kulitnya.

Kulit yang tebal ini memiliki semacam lipatan sehingga setiap badak terlihat seperti memakai tameng baja dalam tubuhnya. Tinggi badak ini berkisar antara 1,7 m. Badak mempunyai penginderaan yang tajam. Indera yang tajam yang dimiliki oleh badak adalah indera pendengaran dan indera penciumannya.

Walaupun badak berindera tajam, tetapi badak tidak bisa melihat dengan jauh. Sebagian badak bisa hidup di atas 40 tahun, sebagiannya lagi tidka bisa bertahan sampai umur 40 tahun. Badak ini adalah jenis hewan yang pemalu dan senangĀ  menyendiri.

Walaupun badak adalah binatang yang termasuk herbivora tetapi badak cukup berbahaya. Banyaknya manusia yang mati oleh badak, menjadikan badak binatang buas seperti harimau dan macan tutul. Badak juga bisa saja memburu hewan yang lebih besar dari tubuhnya seperti gajah.

Karena badak adalah binatang yang dilindungi di Indonesia, maka banyak sekali bermunculan yayasan pelindung badak di beberapa daerah di Indonesia. Daerah-daerah pelindung badak adalah di daerah Ujung Kulon Banten danĀ  Way kambas di Sumatera. Banyaknya yayasan pelindung badak di Indonesia ini membuat pemerintah atau WWF sekalipun memberikan perhatian kepada binatang berkulit tebal ini agar tidak punah karena badak harus tetap dilestarikan.

Selanjutnya : Mengenal Beberapa Teori Persebaran Nenek Moyang Bangsa Indonesia
Sebelumnya: Menjadi Penulis Online
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar

Loading...