Biodata Penulis untuk Penerbit

Menulis biodata penulis untuk penerbit menjadi kewajiban untuk menyakinkan pihak penerbit. Biodata ini tujuannya untuk mengenalkan penulis kepada pembacanya, sehingga  pembaca akan tahu siapa penulis tersebut.

Namun demikian ada juga penerbit yang tak mewajibkan penulis naskah mencantumkan biodatanya. Apalagi bagi naskah-naskah yang sifatnya terjamahan atau saduran. Atau penulis terkenal yang sudah mendapat hati di masyarakat luas.

Masing-masing penerbit punya kebijak berbeda-beda, tapi rata-rata penerbit lebih aman jika setiap naskah yang masuk atau akan diterbitkan harus ada biodata penulisnya. Menjaga supaya jika buku terbit dan ada complain dari pembaca, bisa langsung tahu siapa penulisnya.

Pihak penerbit kebanyakan menerpakan kebijakan penulisan biodata bagi naskah yang ditulis oleh bukan dari penulis langganannya atau penulis pemula.

Fungsi Biodata Penulis untuk Penerbit

Mencantumkan satu lembar biodata pada halaman terakhir naskah, ternyata ada manfaatnya bagi penulis, penerbit maupun pembacanya.  Berikut ini adalah uraian fungsi biodata :

•    Mengenalkan penyusun buku kepada masyarakat

Biodata singkat secara tak langsung mengenalkan profil penulis kepada masyarakat luas tepatnya pembaca buku yang dia bikin.  Selain itu pada profil mengulas karier pendidikan, profesi maupun karya lain, secara psikologi konsumen bisa meyakinkan konsumen untuk membeli buku Anda.

•    Membuat brand image

Biodata penulis juga dapat membangun citra pribadi penulis di mata masyarakat. Brand image yang dibangun adalah dia adalah sebagai novelis, atau penulis buku tema-tema tertentu. Sehingga pada suatu titik, masyarakat akan tergerak jika ada karya baru yang dirilis langsung dibeli. Serta membangun loyalitas konsumen akan karya dia.

•    Memromosikan karya lain yang sudah dibikin

Pada bagian bawah profil penulis biasanya di cantum beberapa karya yang pernah dia terbitkan sebelumnya. Dengan demikian ini dapat dijadikan iklan kecil untuk memromosikan karya-karya sebelumnya yang pernah terbit.

Apa yang Harus Ada pada Biodata

Berikut ini adalah sedikit tips singkat tentang menyusun profil penulis yang benar :

•    Nama jelas

Pastikan jika penulis memakai nama pena atau nama samaran. Maka pada bagian biografi dicantumkan nama aslinya, supaya pembaca tahu siapa sebenarnya identitas penulis naskah.  Apa lagi untuk tema non fiksi sebaiknya wajib mencantumkan nama asli, karena untuk menyakinkan pembaca terhadap karya penulis.

•    Riwayat pendidikan

Tak ada salahnya mencantumkan juga riwayat pendidikan, hingga jenjang sekolah tertinggi.  Hal ini sangat penting untuk naskah tema non fiksi, yang sifatnya ilmiah dan mengutamakan ilmu pengetahuan. Selain itu juga profesi yang digeluti selain menulis buku.

•    Karya yang pernah dibikin

Bagian lain yang tak kalah penting adalah mencantumkan sejumlah judul-judul buku yang pernah dia bikin sebelumnya.

Demikian biodata penulis untuk penerbit.

Loading...
Selanjutnya : Kata-kata Ulang Tahun dalam Mengarang Renungan untuk Diri Sendiri
Sebelumnya: Renungan dan Kata-kata Sebelum Ultah
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar