Biografi Para Tokoh NU di Indonesia Masa Sekarang


Biografi para tokoh NU di Indonesia masa sekarang. Indonesia memiliki banyak organisasi masyarakat yang mengatasnamakan Islam, di antaranya yaitu Nahdlatul Ulama (NU). NU merupakan Ormas Islam terbesar yang didirikan oleh K.H. Hasyim Asy’ari pada tanggal 31 Januari 1926.

Hingga saat ini, banyak tokoh NU yang menyumbangkan ide dan pemikirannya bagi bangsa Indonesia, di antaranya adalah K.H. Abdurrahman Wahid atau yang biasa disebut Gusdur. Selain Gusdur, banyak tokoh lain yang mempunyai peranan penting di kalangan masyarakat NU. Berikut sedikit biografi para tokoh NU di Indonesia masa sekarang.

1. Said Aqil Siradj

Said Aqil Siradj, lahir pada tanggal 3 Juli 1933 di Cirebon. Suami dari Nur Hayati ini mempunyai empat orang anak bernama Muhammad Said Aqil, Nisrin Said Aqil, Rihab Said Aqil, Aqid Said Aqil.

Beliau pernah mengenyam pendidikan di Universitas King Abdul Aziz jurusan Ushuludin dan Dakwah (SI) tahun 1982 dan Universitas Ummu Al-Qura jurusan perbandingan agama (S2) tahun 1987, serta jurusan Aqidah atau Filsafat Islam (S3 tahun 1994). Said Aqil Siradj yang mempunyai latar belakang agama yang kuat merupakan ketua umum PBNU terpilih, periode 2010-2015 setelah mengalahkan Slamet Efendi Yusuf.

2. K.H. Hasyim Mujadi

Pria kelahiran Bangilan, Tuban, Agustus 1944 ini merupakan mantan ketua umum PBNU periode 1999-2004 dan 2004-2009. Beliau juga pernah mencalonkan diri sebagai wakil presiden bersama ketua umum PDIP, Megawati Soekarno Puteri pada pemilu 2004.

Pada saat mencalonkan diri sebagai wakil presiden, dia nonaktif sebagai ketua umum PBNU, karena beliau mempunyai prinsip bahwa NU sebagai ormas Islam terbesar tidak boleh dipertaruhkan untuk kepentingan sesaat demi meraih kekuasaan. Maka dari itu, beliau tidak menginginkan NU mengubah diri menjadi partai politik.

Hasyim Muzadi merupakan anak dari pasangan H. Muzadi dan H.J Rumyati. Dia menikah dengan H.J Mutamminah dan telah dikarunia tiga orang putra dan tiga orang putri.

Demikian dua biografi para tokoh NU di Indonesia masa sekarang. Semoga tokoh-tokoh tersebut bisa menjadi panutan bagi kita semua, terutama bagi kalangan masyarakat NU. Selain itu, tokoh tersebut dapat memberikan manfaat bagi seluruh umat Islam dengan pemikiran-pemikirannya yang baik.

Selanjutnya : Contoh Surat Resmi Tentang Rapat Komite
Sebelumnya: Mengenali Jumlah Suku di Indonesia
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar