Bisnis Telur Asin dan Cara Pembuatannya

Bisnis telur asin dan cara pembuatannya pada dasarnya dapat dilakukan oleh siapa saja, baik pengusaha senior maupun pengusaha pemula. Telur asin adalah makanan rakyat, sehingga bisa dikatakan calon konsumen telur asin cukup banyak jumlahnya.

Alat dan Bahan Pembuatan Telur Asin

Untuk memulai bisnis telur asin, ada beberapa hal yang perlu dipahami oleh calon pengusaha telur asin, salah satunya adalah alat dan bahan yang diperlukan. Bahan utama yang dibutuhkan tentunya telur bebek dengan kualitas bagus. Telur bebek bisa diperoleh dari para peternak bebek petelur yang ada di sekitar daerah tempat usaha.

Pilihlah telur bebek dengan kulit yang mulus dan ukuran yang dibutuhkan. Ukuran telur yang lebih besar biasanya harganya lebih mahal dan mengakibatkan harga jual juga lebih mahal. Apabila menginginkan diversifikasi harga jual, maka pilihlah ukuran telur yang bervariasi agar bila ukuran yang besar terlalu mahal harga jualnya, telur asin berukuran kecil masih bisa laku karena harganya lebih murah.

Selain telur bebek, bisnis telur asin dan cara pembuatannya juga membutuhkan bahan lain yaitu batu bata dan garam serta air yang mencukupi. Campuran batu bata yang telah dihancurkan, garam dan air digunakan untuk melapisi telur bebek agar rasa asin dapat menyerap ke isi telur bebek.

Batu bata dapat diganti dengan abu gosok, sedangkan alat yang digunakan tidaklah banyak yaitu ember, wadah untuk menghancurkan batu bata, palu penghancur, kompor dan alat pengaduk. Alat-alat tersebut dapat disiapkan beberapa buah sesuai dengan jumlah telur bebek yang akan diolah menjadi telur asin.

Cara Pembuatan Telur Asin

Cara membuat telur asin tidaklah rumit, hanya membutuhkan takaran bahan yang sesuai. Untuk sekitar 1 kg batu bata halus/abu gosok diperlukan satu kilogram garam dapur. Campurkan batu bata halus/abu gosok dengan garam dan air secukupnya hingga adonan tidak terlalu encer dan tidak terlalu pekat.

Tempelkan adonan tersebut setebal kira-kira 2 milimeter secara merata pada telur bebek yang telah dibersihkan. Simpan telur tersebut dalam ember plastik dalam tempat yang bersih dan terbuka selama kurang lebih 15-20 hari. Setelah selesai disimpan, bersihkan telur dari adonan kemudian rebus telur hingga matang. Pengemasan telur asin dapat dilakukan setelah telur didinginkan dan diberi cap pada kulitnya.

Telur asin yang telah dikemas harus segera didistribusikan dalam kondisi segar untuk menjaga kualitasnya. Untuk bisnis skala kecil, telur asin dapat dijual di warung dan kios di sekitar tempat usaha, sedangkan untuk bisnis skala besar dapat didistribusikan hingga keluar daerah. Bisnis telur asin dan cara pembuatannya yang sederhana ini memang bisa menjadi alternatif usaha yang menguntungkan.

Selanjutnya : Kiat Perawatan Nifas
Sebelumnya: Perangkat Lunak Sistem Operasi Adalah Hal yang Penting
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar

loading