Bukti Peninggalan Peradaban Lembah Sungai Eufrat dan Tigris (Mesopotamia)


Beberapa ilmuwan mempercayai bahwa bukti peninggalan peradaban Lembah Sungai Eufrat dan Tigris (Mesopotamia) menunjukkan bahwa Mesopotamia merupakan daerah yang memiliki peradaban tertinggi pada masa lalu. Apalagi, daerah ini terkenal karena merupakan daerah subur yang sangat cocok sebagai daerah pertanian.

Bukti peradaban dapat dilihat dengan ditemukannya pemukiman yang sudah didirikan sejak 7000 tahun sebelum Masehi. Yang paling kuno ditemukan di Jarmo.

Pada masa lalu, rakyat Mesopotamia hidup makmur. Hal ini karena tanahnya yang subur, sehingga masalah agraria sangat maju. Namun demikian, daerah ini bukan daerah bebas banjir.

Hal itu membuat masyarakatnya bertahan dengan membuat tanggul-tanggul dan kanal banjir. Sisa-sisa peninggalan tanggul dan kanal ini bisa menjadi bukti bahwa peradaban di Mesopotamia pada masa lalu sudah sangat maju.

Bangsa yang pertama kali mendiami Mesopotamia adalah Ubaid. Mereka mendirikan kota Ur, Eridu, dan Kish. Setelah Ubaid, bangsa Sumeria pun datang ke sana.

Mereka hidup berbaur dengan mendirikan kota-kota yang terbuat dari lumpur dan tanah liat. Dari kota-kota yang didirikan itu, Ur adalah kota yang paling maju. Hal itu membuat masyarakatnya membentuk sebuah tatanan sosial, yang akhirnya berkembang menjadi kerajaan.

Sejak berdirinya Kerajaan Sumeria, peradaban dan kebudayaan sangat berkembang. Dimulai dengan adanya abjad dengan huruf-huruf yang berbentuk seperti paku, yang disebut kuneiform.

Huruf-huruf ini dapat dilihat pada prasasti peninggalan Kerajaan Babylonia, yaitu Undang-Undang Hammurabi, yang berisi mengenai peraturan-peraturan bagi masyarakat pada masa itu.

Bangsa Sumeria juga sudah mengenal kalender atau sistem penanggalan. Mereka menggunakan pergantian musim untuk kepentingan bercocok tanam. Inilah yang menjadi dasar sistem kalender Mesopotamia di masa itu.

Sistem penanggalan semakin berkembang pada masa Kerajaan Chaldea, yang membagi satu minggu menjadi 7 hari, satu hari 24 jam, sama seperti sekarang.

Peradaban lain yang muncul sejak masa Kerajaan Sumeria, sebagai bukti peninggalan peradaban Lembah Sungai Eufrat dan Tigris (Mesopotamia) adalah bidang matematika.

Mereka sudah mengenal angka sexagesimal atau 60. Angka ini digunakan sebagai derajat lingkaran, yaitu 360 derajat, yang diambil dari lamanya Bumi mengelilingi Matahari, yaitu selama 360 hari.

Selanjutnya : Masalah Century dan Pengaruhnya bagi Ketahanan Nasional
Sebelumnya: Tema Novel Jalan Tak Ada Ujung
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar