Menengok Bukti Sejarah Mataram Kuno Dinasti Syailendra


Nusantara memang pernah berjaya di masa lampau. Banyak kita jumpai berbagai kerajaan besar yang membuat Nusantara didatangi bangsa lain untuk bekerja sama. Berbagai bukti, sejarah kerajaan Mataram Kuno banyak ditulis di batu-batu prasasti dan bukti-bukti lainnya.

Kerajaan ini didirikan pada abad ke-8. Ada dua dinasti yang terkenal dalam memerintah kerajaan ini yaitu dinasti Syailendra dan dinasti Sanjaya. Dinasti Sanjaya didirikan oleh Sanjaya pada tahun 732 dan bercorak Hindu. Sementara dinasti Syailendra didirikan tahun 752 oleh raja Bhanu dengan corak Budha Mahayana.

Salah satu peninggalan terbesar dinasti Syailendra adalah Komplek Candi Borobudur yang juga menjadi salah satu situs warisan dunia UNESCO. Dinasti ini memang terkenal getol dalam hal penyebaran agama Budha. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya orang dari bangsa asing seperti China dan India yang belajar memperdalam agama Budha.

Sejarah mencatat berbagai keberhasilan dinasti ini dalam hal perluasan wilayah bahkan disebut-sebut dinasti ini sempat berkuasa di Kamboja selama beberapa tahun. Dinasti Syailendra runtuh pada tahun 850. Kekalahan tersebut membuat raja Balaputera ewa melarikan diri ke Sriwijaya.

Sumber sejarah mengenai dinasti Syailendra banyak ditemukan di prasasti Kalasan yang dibuat tahun 778 M. Dalam prasasti ini disebutkan mengenai penunjukan Rakai Panangkaran untuk membangun sebuah bangunan suci untuk Dewi Tara serta sebuah tempat untuk para pendeta Budha. Prasasti ini juga menjelaskan bahwa Rakai Panangkaran mempersembahkan Desa Kalasan untuk Sanggha Budha.

Prasasti Kelurak yang dibuat tahun 782 M di kawasan Prambanan, meceritakan mengenai pembuatan Arca Manjusri. Prasasti ini dibuat pada masa pemerintahan Raja Indra. Selanjtnya, prasasti Ratu Boko yang dibuat pada 856 M. Di dalamnya menyebutkan kekalahan Balaputera Dewa dalam melawan Pramodyawardani. Disebutkan juga bahwa Balaputera Dewa menyelamatkan diri ke Sriwijaya.

Prasasti selanjutnya ialah Nalanda yang dibuat tahun 860 M. Jika pada prasasti sebelumnya diceritakan mengenai kekalahan Balaputera Dewa, pada prasasti Nalanda ini menjelaskan asal-usul Balaputera Dewa yang ternyata ia adalah putra dari Samaratungga dan merupakan cucu dari Indra.

Nah demikian bukti sejarah Mataram Kuno dinasti Syailendra.

Selanjutnya : Cara Amerika Berkembang Menjadi Negara Bagian
Sebelumnya: Bukti Masyarakat Multi Kultural Tidak Rawan Konflik
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar