Bulu Ketiak Dicabut atau Dicukur

Bagaimana seharusnya, bulu ketiak dicabut atau dicukur? Pertanyaan ini sering ditanyakan para wanita yang bermasalah dengan bulu ketiak dan bau badan.

Bulu ketiak wanita dicabut dan dicukur tidak disangkal lagi menjadi kebiasaan rutin dan rajin dilakukan wanita yang merasa lebih percaya diri dengan kulit ketiak yang mulus ketika mengenakan pakaian tanpa lengan. Mencukur ketiak hingga licin memang menjadi bagian dari tren fashion dan penampilan.

Hasil survei menunjukkan bahwa lebih dari 60% wanita memilih mencukur bulu ketiak dibandingkan mencabutnya dengan waxing atau pinset.

Mitos Mencukur Bulu Ketiak

Enaknya bulu ketiak dicukur atau dicabut, ya? Anda mungkin juga sering mendapatkan pertanyaan seperti ini dari sesama teman wanita. Nah, bisa jadi Anda memberikan jawaban yang benar namun tidak menutup kemungkinan Anda memberikan jawaban yang menjadi mitos dan selama ini beredar luas di masyarakat.

Banyak yang percaya bahwa mencukur bulu ketiak akan membuatnya tumbuh lagi lebih lebat dan tebal padahal hal ini tidak benar. Karena itu, banyak perempuan yang lebih memilih mencabut bulu ketiak.

Padahal, bahaya mencabut bulu ketiak selama bertahun-tahun akan menyebabkan inflamasi atau peradangan yang meninggalkan luka yang tak kasat mata pada jaringan kulit dan menyebabkan kuman, bakteri, jamur, virus atau bahan kimia dari krim, bedak, dan deodorant masuk ke dalam tubuh melalui luka tersebut.

Bulu ketiak dicabut atau dicukur masih sering menjadi perdebatan hingga hari ini. Cara menghilangkan bulu ketiak selama ini umumnya dilakukan dengan cara mencabut atau mencukur bulu ketiak tersebut.

Mencukur bulu ketiak lebih mudah dilakukan dan banyak dipilih oleh wanita yang punya bulu ketiak lebat. Namun, pastikan kebersihan alat pencukur bulu ketiak karena bila alat tidak higienis dapat menyebabkan peradangan dan bisul, lalu cukur ketika ketiak dalam keadaan basah dan gunakan krim cukur.

Sebagian wanita lainnya memilih mencabut bulu ketiak karena meyakini mitos bahwa bulu tidak akan bisa tumbuh lagi setelah dicabut. Namun, pencabutan bulu yang bisa menghalangi pertumbuhan kembali hanya bisa terjadi ketika pencabutan dilakukan berulang-ulang di bagian yang sama. Pastikan pula alat pencabut bulu ketiak higienis agar kulit ketiak tidak menjadi hitam.

Mencabut Bulu Ketiak Bisa Mengakibatkan Kanker

Bulu ketiak dicabut atau dicukur masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Namun, faktor kesehatan haruslah menjadi pertimbangan utama Anda.

Sebaiknya, Anda mencukur bulu ketiak yang meskipun merepotkan tapi lebih aman bagi kesehatan Anda. Karena, penelitian Anderson Cancer Center di Amerika membuktikan, terdapat hubungan antara kanker payudara dengan mencabut bulu ketiak, yaitu wanita yang sering mencabut bulu ketiak ternyata 10 kali lebih rentan terhadap kanker payudara.

Demikian informasi mengenai cara membersihkan bulu ketiak. Semoga bermanfaat.

Loading...
Selanjutnya : Kata-kata Galau Islam
Sebelumnya: Kata-kata Bahagia waktu Berulang Tahun
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar