Bunga Kredit UKM BNI

Tarif bunga kredit UKM BNI ialah tarif bunga yang dikenakan pada para pengusaha UKM atau usaha kecil dan menengah yang diberlakukan oleh Bank Negara Indonesia (BNI). Besaran bunga kredit untuk sektor UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) dipatok di kisaran 11,6 %.

Komitmen BNI

Loading...

Usaha kecil dan menengah adalah usaha yang dijalankan oleh para pebisnis atau pengusaha dengan modal yang terbatas. Karena itu, mereka membutuhkan bantuan dana untuk lebih melebarkan sayap di dunia perbisnisan.

Untungnya, kendala tersebut kini seakan menemukan solusinya. Kini, banyak pihak ketiga yang bersedia memberikan bantuan dana serta menjalin kerja sama dengan pebisnis UKM. Salah satu dari pihak ketiga tersebut ialah Bank Negara Indonesia (BNI).

BNI adalah salah satu bank milik pemerintah yang juga merupakan salah satu bank komersial pertama di negeri ini. Salah satu komitmen BNI ialah terus berinovasi untuk memberikan layanan terbaik bagi kesejahteraan masyarakat Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan diberikannya berbagai macam kredit pinjaman bagi para pengusaha kecil dan menengah agar usaha mereka semakin berkembang.

Produk Kredit BNI

Produk kredit yang diberikan oleh BNI secara umum terdiri dari dua jenis yaitu kredit langsung dan kredit tidak langsung. Beberapa jenis produk kredit yang diberikan oleh BNI, di antaranya:
1.    Kredit Modal Kerja (KMK)
Kredit modal kerja ialah kredit yang diberikan oleh BNI untuk memenuhi kegiatan operasional sehari-hari. Kredit ini juga dapat digunakan untuk menyelesaikan suatu proyek yang telanjur dikerjakan oleh penerima kredit atau peminjam. Salah satu kelebihan kredit modal kerja ialah suku bunganya yang bersaing ketat.
2.    Kredit investasi
Kredit investasi ialah kredit yang diberikan pihak bank untuk membeli barang atau jasa untuk keperluan memulai atau mengembangkan sebuahusaha atau proyek. Kredit ini bersifat menengah atau panjang dengan jangka waktu hingga 12 tahun.

Untuk kedua jenis kredit di atas mempunyai syarat-syarat yang hampir sama, yaitu
•    Memiliki legalitas kelengkapan usaha yang masih berlaku dan sesuai dengan bidang usaha yang dijalankan.
•    Usaha yang dimiliki telah berjalan selama minimal 2 tahun. Adapun untuk segmen menengah,  minimal telah berjalan selama 3 tahun.
•    Memperlihatkan fotokopi rekening bank selama 6 bulan terakhir.
•    Bukan debitur atau nasabah bermasalah.
•    Mempunyai jaminan berupa kelayakan usaha serta jaminan lain sesuai dengan ketentuan pihak bank.

Bunga kredit UKM BNI memang tergolong lebih kecil dibanding bank nasional lainnya. Hal ini seiring dengan komitmen bank yang 60 % sahamnya dimiliki oleh pihak pemerintah untuk menyejahterakan kehidupan masyarakat Indonesia.

Loading...
Selanjutnya : Adakah Diare Salah Satu Simtom Hamil?
Sebelumnya: Bahaya Sperma Pria Jika Tidak Ingin Hamil
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar