Burung Nuri Hijau


Burung nuri hijau dikenal juga dengan burung bayan jantan atau nuri bayan jantan. Dalam bahasa latin, burung nuri dikenal dengan istilah Eclectus roratus.

Ciri utama yang merupakan ciri khas dari burung nuri adalah bentuk paruhnya yang bengkok. Sangat mudah membedakan antara burung nuri jantan dan burung nuri betina, yaitu cukup dengan memperhatikan warna bulunya.

Burung nuri jantan mempunyai bulu yang berwarna hijau, dengan warna merah dan biru pada bagian bawah sayap dan dada. Kaki burung nuri jantan berwarna abu-abu kehitaman, paruh bagian atas berwarna jingga kemerah-merahan dengan bagian ujung paruh berwarna kuning, sedangkan paruh bagian bawahnya berwarna hitam.

Sedangkan burung nuri betina berukuran lebih kecil daripada ukuran burung nuri jantan, selain itu warna bulunya pun berwarna merah, dengan bagian dada dan punggung berwarna biru keungu-unguan. Paruh burung nuri betina hampir seluruhnya berwarna hitam.

Di Indonesia, habitat burung nuri banyak ditemukan di hutan-hutan dataran rendah, savana, hutan bakau, dan perkebunan kelapa seperti di Maluku, Papua, dan Kepulauan Sunda Selain itu, habitat burung nuri banyak juga ditemukan di Australia, Papua Nugini, dan Kepulauan Solomon.

Burung nuri termasuk ke dalam kelompok herbivora, artinya burung pemakan tumbuh-tumbuhan. Burung nuri merupakan burung pemakan buah-buahan, kacang-kacangan, dan biji-bijian.

Buah yang paling sering dijadikan pakan untuk burung ini adalah pisang dan pepaya. Sedangkan biji-bijian yang sering diberikan adalah beras dan jagung.

Burung nuri yang hidup di alam bebas umumnya membuat sarang di dalam lubang-lubang pohon. Burung nuri hijau termasuk binatang yang dilindungi oleh undang-undang nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati, sehingga memelihara jenis burung tersebut termasuk perbuatan melanggar hukum yang dapat dikenai hukuman denda dan penjara.

Meskipun demikian, ternyata populasi burung nuri termasuk nuri hijau terus mengalami penurunan. Hal tersebut dikarenakan habitat aslinya sudah mulai berkurang dan adanya perburuan liar.

Oleh karena itu, mari kita jaga dan lestarikan burung nuri agar anak cucu kita dapat mengetahui betapa ciptaan Allah SWT itu sangat bervariasi.

Selanjutnya : Cara Mengatur Risiko Penyakit
Sebelumnya: Menelisik Contoh Kritik Sastra
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar