Kenali Cara Bermain Bertahan Tim Futsal

Cara bermain bertahan tim futsal adalah teknik paling utama dalam permainan futsal. Mengapa demikian, sebab area bermain (lapangan) futsal tidak lah luas. Karenanya, penguasaan bola dalam permainan ini sangat menjadi patokan dalam strategi untuk meraih kemenangan. Itu juga berarti, jika bola telah dikuasai, pola bertahan akan secepat kilat bisa berubah menjadi serangan yang mematikan. Itulah sebabnya cara bertahan tim futsal adalah pola strategi yang sangat ditekankan dalam permainan ini.

Sistem Zona VS Man to Man Marking

Sistem zona (zona marking) mungkin akan sangat baik diterapkan di lapangan besar (sepak bola). Namun tidak demikian dalam permainan futsal. Futsal lebih menerapkan sistem man to man marking, sebab dianggap lebih fleksibel. Ditambah dengan skill individu yang hampir setara, sistem seperti ini bisa mengubah pertahanan menjadi penyerangan yang sangat efektif.

Gerakan Pertahanan

Gerakan pertahanan bisa juga dianggap sebagai strategi mencegah atau menahan lawan untuk tidak mencetak goal ke gawang sendiri. Dalam bahasan ini, ada dua gerakan utama dalam pertahanan yang bisa diterapkan dalam bermain futsal.

1. Covering

Covering, yaitu gerakan menjaga pemain lawan secara berlapis. Tujuannya adalah untuk menutup gerakan lawan agar takmenerima operan bola dari rekan timnya. Covering juga dimaksudkan untuk menutup area pertahanan agar takmudah dimasuki atau dilewati lawan. Penerapannya, setidaknya harus ada dua pemain di posisi berbeda. Satu pemain untuk menjaga (membayangi) pemain lawan, satu lagi berada di posisi bebas.

Tujuannya adalah saat pemain pertama berhasil dilewati, pemain yang berada di posisi bebas bisa menggatikannya untuk menghadang. Gerakan ini sangat bermanfaat untuk menghadapi lawan dengan kemampuan kerjasama timĀ  yang luar biasa, sehingga bisa mematahkan operan. Namun demikian, gerakan membayangi lawan, sangat bisa diterapkan juga untuk menghadapi skill individu tim lawan yang baik.

2. Repligues

Repligues, bisa juga disebut sebagai gerakan berputar atau rotasi. Pada gerakan ini pemain depan akan turun ke area belakang untuk menjaga pertahanan. Penerapannya bisa dengan mengeroyok (menempel, mengelilingi) lawan yang sedang menguasai bola (repligue centrado). Tujuannya agar lawan tidak bisa mengoper atau melakukan tendangan langsung ke gawang. Gerakan lainnya adalah pertahanan sejajar di lini pertahanan.

Gerakan ini bisa menutup gerakan lawan sekaligus merebut bola dan melakukan counter attack. Penguasaan gerakan di atas, tentu saja harus dilakukan melalui serangkaian latihan. Namun, satu hal yang penting, bahwa futsal adalah permainan tim. Artinya, sebagus apa pun skill individu, takakan menang tanpa adanya kerjasama tim.

Cara Bermain Bertahan, Cara Bermain Futsal, Tim Futsal, Gerakan Pertahanan, Strategi Futsal, Permainan Futsal, Zona Marking

Selanjutnya : Makalah Ilmiah Populer Tentang Kesehatan
Sebelumnya: Mengenal Beragam Cara Berhijab Cantik
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar

Loading...