Cara Bertani Strawbery di Polybag ke dalam Pot


Strawbery merupakan tanaman yang awalnya berasal dari Eropa kemudian dibudidayakan di Indonesia. Berikut akan dibBibiahas cara bertani strawbery di polybag untuk dipindahkan ke dalam pot.

Cara Bertani Strawbery

  1. Pertama disiapkan peralatan tanam seperti pot penyiram tanaman kemudian humus, pupuk kandang, pecahan bata merah.
  2. Pada dasar pot dimasukkan pecahan bata merah sebanyak satu lapis saja. Setelah itu, ditambahkan media tanam berupa tanah humus dan diberi pupuk kandang dengan perbandingan 3:1. Media tanam diusahakan dapat memenuhi pot.
  3. Media tanam selanjutnya disiram air hingga lembab, tetapi tidak terlalu basah. Biarkan kurang lebih satu malam. Esok harinya pot dicek. Jika masih lembab, maka bisa dilanjut, tetapi jika media tanam kering harus disiram lagi.
  4. Ambil bibit strawbery yang berada di dalam polybag lalu polybag bagian bawah dirobek atau digunting dan bibit strawbery dikeluarkan kemudian dipindahkan ke dalam pot.
  5. Sebelumnya di dalam media tanam dibuat lubang tanam sedalam 10 cm. Bibit dimasukkan kemudian tanah ditekan-tekan dan dipastikan strawbery tertanam tegak. Setelah itu, media yang sudah ada bibit kembali disiram supaya lembab
  6. Strawbery dalam pot segera disimpan di tempat yang terkena sinar matahari langsung.
  7. Di dalam satu pot sebaiknya ditanam satu  bibit strawbery saja. Untuk pemeliharaannya, jika daun strawbery mulai tumbuh lebat, maka sebaiknya dipangkas atau dipotong.

Pemupukan Cara Bertani Strawbery di Polybag

Pemupukan dapat dilakukan 3 hari sekali. Jika digunakan pupuk urea, maka media tanam harus digemburkan terlebih dahulu, tetapi jangan sampai merusak pohon yang ditanam. Selanjutnya ditaburkan pupuk dan dicampur dengan tanah humus.

Penambahan pupuk organik dan juga bahan alami sebagai pupuk lebih bagus lagi. Ampas teh dicampur dengan pecahan kulit telur ayam dapat ditaburkan di atas permukaan pot dan dipakai sebagai pupuk tambahan.

Yang perlu diperhatikan adalah adanya hama daun. Perhatikan permukaan daun strawbery. Jika terdapat seperti serbuk berwarna putih pertanda adanya hama di daun tersebut. Hal ini dapat diatasi dengan cara menyemprot pestisida.

Jika memungkinkan tanah humus dapat diganti atau ditambahkan, namun jangan sampai menimbulkan stres pada tanaman, sehingga perlu berhati-hati ketika memindahkan tanaman. Pemindahan bisa dilakukan di usia tanam setelah 3 bulan, tapi hal ini tidak mutlak.

Demikian cara bertani strawbery di polybag yang kemudian dipindahkan ke dalam pot. Semoga uraian tersebut bermanfaat dan selamat bercocok tanam.

Selanjutnya : Pengetahuan Tentang Ciri-ciri Penyakit Kelamin
Sebelumnya: Lagu Celine Dion, Salah Satu Daftar Lagu Barat yang Enak Didengar
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar