Cara Berternak Sapi


Cara berternak sapi sudah menjadi hal yang sangat diperlukan bagi siapa saja yang menginginkan usaha dari ternak. Apalagi bagi para peternak sapi yang sudah ataupun baru akan memulai ternak sapi. Baik itu sapi pedaging ataupun sapi peras. Karena hampir ada persamaan antara keduanya dalam mengelola peternakannya.

Karena perbedaannya ada pada hal memberikan masukan vitamin kepada sapi. Jika sapi pedaging membutuhkan vitamin ataupun tambahan makanan yang akan membantu lebih banyak menambah berat daging, maka untuk sapi peras biasanya lebih mengutamakan tambahan vitamin ataupun makanan untuk membantu lebih banyak menambah penghasilan susu yang dihasilkannya.

Adapun persamaan di antara keduanya ialah sebagai berikut.

1. Pemberian Pakan

Sapi termasuk kepada hewan yang mempunyai 3 tahap pencernaan dalam tubuhnya atau yang secara ilmiah disebut dengan ruminansia. Pertama, pengolahan mekanis melalui rongga mulut pencernaanya dengan bantuan saliva (air ludah). Kedua, dengan pengolahan fermentis melalui dalam rumen dengan bantuan beberapa mikroba yang di dalamnya. Ketiga, secara enzimatis adalah setelah melalui rumen.

Maka dari semua pencernaan tersebut alangkah baiknya pakan sapi tidak hanya memberikan rumput ataupun jerami saja. Tapi di samping itu konsentrat juga sangat diperlukan untuk keberhasilan bertambahnya berat sapi.

Konsentrat yang sering dikombinasikan dengan hijauan di antaranya adalah ampas tahu, ampas bir, bekatul, ampas tebu, dan bekatul. Selain tiu, juga kulit biji kedelai, kulit nanas, ataupun konsentrat buatan pabrik.

Adapun kebutuhan antara kombinasi hijauan dengan konsentrat tersebut dapat menambah kecepatan pertumbuhan sapi. Semua itu juga diberikan kepada sapi dengan secara teratur serta menyesuaikan dengan kebutuhan sapi yang Anda. Karena jika tidak disesuaikan dengan kebutuhan sapi, maka pakan tersebut akan menyebabkan sapi menjadi kurang sehat.

2. Pengelolaan Kandang

Pengelolaan kandang ini menjadi dua type bagi sapi yang akan Anda ternak. Pertama, kandang individual. Kandang ini akan menambah pertumbuhan sapi lebih cepat dibanding dengan kandang yang disatukan antara satu sapi dengan sapi yang lainnya.

Hal ini disebabkan jika pemberian pakan pada kandang individual sapi akan lebih banyak makan pakan dan tidak berebutan dengan yang lainnya. Selain itu pada kandang type ini sapi lebih leluasa untuk bergerak. Sehingga membantu terhadap pertumbuhan yang lebih cepat.

Kedua, type kandang kelompok yang lebih sering digunakan oleh para peternak sapi. Hal ini dilakukan dengan lebih memudahkan ketika membersihkan kandang serta pemberian pakan kepada sapi.

Namun di samping itu, kekurangan yang ada pada kandang berkelompok ini akan sedikit menghambat kepada pertumbuhan sapi. Karena selain sapi harus berebutan pakan dengan yang lainnya, kebebasan sapi pun lebih rentan dibandingkan kandang individual.

Itulah kedua hal yang harus diperhatikan dalam berternak sapi. Karena berawal dari kedua hal tersebut akan menentukan terhadap pertumbuhan sapi yang Anda ternak. Begitulah cara berternak sapi yang bisa Anda lakukan dan perhatikan sebelum Anda berternak.

Selanjutnya : Cara Beternak Burung Murai Batu
Sebelumnya: Cara Berlangganan di Website Wordpress dengan RSS
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar