Cara Beternakan Sapi yang Baik dan Benar

Langkah pertama cara beternakan sapi adalah dengan memilih indukan yang baik. Untuk mendapatkan indukan yang baik, maka yang harus diperhatikan adalah pakan untuk sapi. Sama dengan manusia yang sedang hamil, sapi yang hamil pun membutuhkan makanan yang istimewa.

Makanan Sapi Betina Hamil

Loading...

Apa yang harus diperhatikan ketika belajar cara beternakan sapi? Makanan atau pakan sapi terutama untuk sapi yang sedang hamil. Rumput yang lembut menjadi pilihan yang bagus. Selain itu bisa ditambah dengan jerami padi yang sudah difermentasi atau biasa disebut dengan tape jerami. Konsentrat pun perlu diberikan. Ukuran pemberian konsentrat biasanya 2,5% dari berat badan sapi.

Harga konsentrat di pasaran cukup terjangkau. Jika mau membuat sendiri, tidak masalah. Konsentrat ini biasanya dibuat dari bahan-bahan seperti bungkil kedelai, ampas tahu, bekatul, dan bahan-bahan lainnya. Bentuknya biasanya menjadi seperti bongkah-bongkahan berwarna kecoklatan. Jangan ditanya bau konsentrat ini karena bagi yang tidak terbiasa, bau konsentrat bisa membuat muntah. Apalagi bau tape jerami yang merupakan bahan yang berasal dari fermentasi.

Para peternak profesional biasanya sudah kebal dengan bau tape jerami atau pun konsentrat. Yang penting adalah sapi-sapi miliknya menjadi sehat. Pemberian konsentrat dan tape jerami diatur agar sapi dapat berkembang dengan baik.

Ketika Sapi Lahir

Ketika sapi sudah lahir, bantulah sapi itu untuk bergerak. Lendir dalam tubuhnya dibersihkan. Gunakan handuk yang lembut. Jika terjadi sesuatu agak ganjil, anak sapi itu harus diberi bantuan. Misalnya sapi tidak bisa bernapas, buatlah pernapasan buatan. Terkesan menjijikan tapi tetap harus dilakukan.

Bayi sapi ini jangan diberi makan rumput. Perut sapi baru lahir belum sanggup mencerna rumput. Untuk itu, arahkan agar anak sapi ini menyusu pada induknya. Biaya perawatan anak sapi ini memang cukup mahal. Dari sapi lahir hingga menjadi sapi yang siap dijual, bisa mencapai 9 juta. Inilah juga yang membuat harga daging sapi menjadi sangat tinggi. Satu kilogram daging sempat mencapai 120 ribu rupiah.

Kalau membesarkan sapi ini tidak mahal seperti yang terjadi di Australia, yang hanya menghabiskan biaya 2,5 juta, harga daging sapi pun akan turun. Buktinya adalah harga daging sapi impor bisa sangat rendah.

Mungkin ada baiknya jika ada peternak kaya dari Indonesia yang mempunyai lahan peternakan sapi di Australia. Kalau tidak ada perorangan yang bisa membeli lahan peternakan sapi di negeri Kangguru itu, pemerintah mungkin bisa melakukannya. Bila hal ini bisa terjadi, cara beternakan sapi yang lebih efisien bisa terwujud di tanah air.

Loading...
Selanjutnya : Cara Cepat Jual Batu Black Opal
Sebelumnya: Beberapa Cara Mengetahui Karakter Menurut Nama di Internet
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar